Home
Login.
Artikelilmiahs
23980
Update
KUKUH IMAM SUDRAJAT
NIM
Judul Artikel
KAJIAN STATUS UNSUR HARA NITROGEN DI LAHAN KERING YANG DIGUNAKAN UNTUK BUDIDAYA TANAMAN CABAI (Capsicum annuum L.) DI KECAMATAN SUMBANG, KABUPATEN BANYUMAS.
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui status unsur hara N dan distibusinya di lahan kering yang digunakan untuk budidaya cabai (Capsicum annuum L.) (2) menentukan rekomendasi pemupukan N untuk budidaya cabai (Capsicum annuum L.) di Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas dan (3) mengetahui hubungan antar variabel penelitian dan menentukan kebutuhan unsur hara N untuk tanaman cabai di lokasi penelitian agar hasil optimal. Penelitian ini dilaksanakan melalui survei tanah pada lahan kering di Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas yang dilanjutkan dengan analisis tanah di Laboratorium Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah purposive random sampling dan pengambilan sampel dilakukan secara komposit. Pembuatan peta Satuan Lahan homogen (SLH) digunakan untuk menentukan lokasi pengamatan. Variabel yang diamati yaitu pH H2O, pH KCl, Daya Hantar Listrik (DHL) dan N-total tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status unsur hara N di lokasi penelitian termasuk ke dalam harkat rendah sampai tinggi, yaitu pada SLH 1 harkat rendah, SLH 2 harkat sedang, SLH 3 harkat sedang, SLH 4 harkat tinggi dan SLH 5 harkat tinggi. Hubungan korelasi antar variabel sifat kimia tanah kedalaman 0-25 cm, 25-50 cm, dan 0-50 cm menunjukkan bahwa N-total mempunyai hubungan paling tinggi dengan hasil tanaman, yaitu sebesar 0,6246; 0,5374 dan 0, 5931. Dosis pemupukan yang direkomendasikan untuk meningkatkan N-total tanah di lokasi penelitian, yaitu pada SLH 1 adalah sebesar 282,1 kg N/ha atau setara dengan 613,0 kg Urea/ha atau setara dengan 1.343 ZA/ha dan SLH 2 sebesar 185,6 kg N/ha atau setara dengan 403,4 kg Urea/ha atau setara dengan 883,6 kg ZA/ha.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The research aims to: (1) know the nutrient status of N and its distribution in dry field used for the cultivation of chili (Capsicum annuum L.) and (2) determine recommendation of N fertilization for chili cultivation (Capsicum annuum L.) in Sumbang Subdistrict, Banyumas Regency (3) know the correlation between research variables and determine the nutrient N requirement for plant in research location optimal results. This research was conducted through soil surveys on dry field in Sumbang Subdistrict, Banyumas Regency followed by soil analysis at Soil Science Laboratory, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University and Agricultural Technology Research Center of Yogyakarta. The method used is purposive random sampling and sampling is done by composite. A homogeneous Land Unit (LU) map was used to determine the location of the observation. The variables observed were pH H2O, pH KCl, Electric Conductivity (EC) and N-total of soil. The results showed that the nutrient status of N in the study site was included in low to high values, that is SLH 1 low harkat, SLH 2 medium, SLH 3 medium, SLH 5 high and SLH 5 high. The correlation between soil chemical properties of depth 0-25 cm, 25-50 cm, and 0-50 cm showed that N-total has the highest relation with crop yield that is equal to 0.6246; 0.5374 and .5931. Fertilizer dosage which recommended to increase N-total soil at experimental location, that are SLH 1 in amount of 282.1 kg N/ha or equivalent as either 613.0 kg Urea/ha or 1,343 kg ZA/ha and SLH 2 in amount of 185.6 kg N/ha of equivalent as 403.4 kg Urea/ha or 883.6 kg ZA/ha.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save