Home
Login.
Artikelilmiahs
23944
Update
ROSE INOVA HAKIM WIJAYA
NIM
Judul Artikel
Daya Pragmatik Tindak Tutur Pada Iklan Lipstik di Televisi
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian pragmatik dilakukan untuk menelaah tentang maksud penutur dalam menyampaikan suatu tuturan. Pada penelitian ini, kajian analisisnya bertujuan (1) mengklasifikasikan tindak tutur, (2) mendeskripsikan implikatur, serta (3) mendeskripsikan daya pragmatik tuturan dalam iklan lipstik yang tayang di televisi. Sumber data yang digunakan adalah rekaman iklan lipstik di televisi. Data penelitian terbagi dalam dua jenis, yaitu data nonverbal berupa visualisasi iklan lipstik dan data verbal berupa tuturan dalam iklan lipstik. Metode analisis yang digunakan adalah metode padan pragmatis dengan teknik dasar unsur pilah penentu dan dengan teknik lanjutan hubung banding menyamakan hal-hal pokok. Hasil analisis pada tuturan-tuturan dalam iklan, muncul tiga jenis tuturan yang mengandung tindakan, yaitu tindak lokusioner, tindak ilokusioner, dan tindak perlokusioner. Berdasarkan analisis jenis tindak tutur, muncul empat jenis tindak tutur, yaitu tindak tutur langsung literal, tindak tutur tidak langsung literal, tindak tutur langsung tidak literal, dan tindak tutur tidak langsung tidak literal. Secara keseluruhan, implikatur tuturan dalam iklan mengandung informasi mengenai keunggulan produk, baik dari kandungan, manfaat, maupun variannya dengan tujuan memberikan daya pragmatik.
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT Pragmatic study is the way to interpret the meaning of utterance. This research studies in order to (1) classify speech acts, (2) to implicate the utterance, (3) and to describe pragmatic force of the utterance in lipstick commercial show. The data resource are videos recorded of lipstick commercial show, while the data of this research are all verbal and nonverbal utterance in the videos recorded. This method of research used pragmatic identity method that pilah unsur penentu technique as basic, while equalize main thing hubung banding technique as advanced. Based on analysis, there are three form utterance that contain speech act that is locutionary act, ilocutionary act, and perlocutionary act. In the other way, there are four forms of speech act, specifically is literary-directive speech act, literary-nondirective act, nonliterary-directive act, and nonliterary-nondirective act. The utterances implicate excellences such as contents, benefits, and varian of the products that makes speakers’ intent are interested in order to gain pragmatic force.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save