Home
Login.
Artikelilmiahs
23653
Update
ROIS FERDINANSYAH
NIM
Judul Artikel
Analisa Karakteristik Gelombang di Perairan Selatan Kabupaten Cilacap Melalui Pendekatan Peramalan Gelombang
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Gelombang laut merupakan salah satu parameter oseanografi penting yang mempengaruhi aktivitas manusia di pesisir. Data karakteristik gelombang diperoleh dengan pendekatan peramalan gelombang berdasarkan data angin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik gelombang di perairan selatan Kabupaten Cilacap melalui pendekatan peramalan gelombang serta karakteristik gelombang pada periode ulang 2, 5, 10, 25 dan 100 tahun. Metode peramalan gelombang menggunakan persamaan Sverdrup, Munk dan Bretschneider (SMB) sedangkan periode ulang menggunakan distribusi Fisher-Tippett Type I. Analisis data meliputi pengolahan data sekunder berupa angin dalam rentang 2008-2017 menjadi data gelombang yang dikelompokan kedalam 9 stasiun. Hasil yang didapat menunjukan bahwa karakteristik gelombang di pesisir Cilacap memiliki tinggi gelombang 0,12 – 3,23 meter; periode gelombang 1,17 – 11,23 detik; panjang gelombang 5,9-201,1; kedalaman gelombang pecah berada pada 0,17 - 4,97 meter; dan tinggi gelombang pecah 0,13 - 3,88 meter. Karakteristik gelombang tertinggi didapat pada stasiun 7 musim Timur. Karakteristik gelombang pada periode ulang menunjukan bahwa gelombang maksimum tahunan akan terlampaui pada periode ulang 10 tahun. Semakin banyak tahun yang digunakan pada periode ulang menghasilkan nilai gelombang yang semakin tinggi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Ocean wave are one of the important oceanographic parameters that affect human activities on the coast. Wave characteristic data obtained by hindcasting approach based on wind data. The purpose of this study determined the characteristics of waves in Cilacap Coats through wave hindcasting approaches and the characteristics in repetition periods of 2, 5, 10, 25 and 100 years. Wave characteristic data were calculated using Sverdrup, Munk and Bretschneider (SMB) method while the repetition periods using Fisher-Tippett Type I distribution. Data analysis include processed the winds data on 2008-2017 become the wave characteristic data groupped into 9 stations. The significant wave height ranges 0,12 – 3,23 m; significant wave period is 1,17 – 11,23 s; wave length is 5,9-201,1 m; depth of wave break zone is 0,17 - 4,97 with the wave height 0,13 - 3,88 m. The maximum value obtained on station 7 at West Season. Wave characteristics in the repetition period indicated that the maximum annual waveform surpassed on 10-years. The higher year used resulting the higher forecasting wave results (Hsr).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save