Home
Login.
Artikelilmiahs
23649
Update
SYATRIA DWI AGUNG WIBOWO
NIM
Judul Artikel
KAJIAN YURIDIS TERHADAP ANALISIS BUKTI AWAL (PRIMA FACIE EVIDENCE) DALAM PENYELIDIKAN DUGAAN PRAKTIK DUMPING PADA TEPUNG TERIGU TURKI
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Komite Anti Dumping Indonesia merupakan lembaga yang mempunyai wewenang melakukan penyelidikan terhadap dugaan praktek anti dumping di Indonesia. Pada tahun 2014 Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia mengajukan permohonan penyelidikan anti dumping terhadap produsen tepung terigu dari Turki. Praktek dumping dapat menyebabkan kerugian dan terhalang atau kemunduran dalam pengembangan industri dalam negeri yang memproduksi barang sejenis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis bukti awal dalam penyelidikan dugaan praktik dumping khususnya pada kasus dumping tepung terigu Turki. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif analitis. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan data sekunder berupa peraturan perundang-undangan dan teori hukum serta data primer berupa wawancara. Data diuraikan dalam bentuk teks naratif secara sistematis. Metode analisis data yang digunakan adalah metode normatif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi praktik dumping dari produsen tepung terigu Turki yang menimbulkan kerugian industri dalam negeri dan terdapat hubungan sebab akibat antara dumping dan kerugian. Serangkaian praktik dumping tersebut sesuai dengan ketentuan Pasal 1 angka 7, Pasal 1 angka 13, Pasal 6 ayat (2), Pasal 17 Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2011 tentang Tindakan Antidumping, Tindakan Imbalan dan Tindakan Pengamanan Perdagangan, Pasal 3.4 dan Pasal 3.5 Anti Dumping Agreement.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Indonesia’s anti-dumping commities is an institution that has authority to conduct investigation into alleged anti-dumping practices in Indonesia. In 2014, Indonesian Flour Mills Association submitted an application for an anti-dumping investigation toward wheat flour producers fromTurkey. Dumping practices can cause Injury and be deterred on setback the development of domestic industries that produce similar goods. This study aims to determine the initial evidence analysis in the investigation of alleged dumping practices, especially in the case of wheat flour dumping from Turkey. This research uses a normative juridical method, with descriptive analytical research specifications. The data collection through library studies that being equipped with primary data in the form of interviews. Data are being decribed in the form of narrative texts systematically. The data analysis method used is qualitative normative method. The result of this study indicate that there was a dumping practice from Turkish wheat flour producers which caused losses to domestic industries and there was a causal relationship between dumping and injury.. A series of dumping practices acctualy violated the provisions of article 1 number (7) and (13), article paragraph (2), article 17 govenment regulation number 34 of 2011 concerning anti-dumping measures, rewards measures and trade safeguard measures and article 3.4. and article 3.5 anti-dumping agreement.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save