Home
Login.
Artikelilmiahs
23626
Update
ANGGA PRASETYO
NIM
Judul Artikel
STRATEGI PEMBERDAYAAN PERKUMPULAN PETANI PEMAKAI AIR (P3A) UNTUK MENINGKATKAN KINERJA DALAM PENGELOLAAN JARINGAN IRIGASI TERSIER
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Irigasi merupakan komponen yang penting dalam menunjang kegiatan pertanian selain tanah dan unsur hara. Pada pertanian konvensional, air irigasi didistribusikan melalui sistem jaringan irigasi permukaan. Pendistribusian air irigasi di Daerah Irigasi Kediri, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas masih belum optimal, terdapat banyak area yang tidak terairi di bagian hilir. Pengelolaan jaringan irigasi tersier oleh P3A tidak berjalan optimal karena kondisi P3A yang mayoritas tidak aktif dan tidak berkembang. Untuk meningkatkan kinerja P3A maka diperlukan upaya pemberdayaan oleh pemerintah. Pemberdayaan harus mengacu pada kondisi dan permasalahan P3A serta kebijakan pemerintah. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mencari aspek yang mempengaruhi kinerja P3A dan 2) menyusun strategi pemberdayaan P3A. Penelitan ini menggunakan metode AHP (Analytical Hierarcy Process). Teknik pengambilan sampel yang digunakan peneliti adalah snowball sampling dan judgmental sampling. Jumlah responden yang diperoleh sebanyak 47 orang yang terdiri dari P3A, UPTD, dan DPU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek yang mempengaruhi kinerja P3A adalah 1) sumber daya manusia (0,34), 2) kelembagaan (0,25), 3) teknis irigasi (0,18), 4) teknis pertanian (0,12), dan 5) keuangan (0,10). Pemberdayaan P3A difokuskan pada pengembangan P3A (0,72), prioritas dalam pengembangan P3A adalah penumbuhan motivasi (0,23). Penguatan (0,28) menjadi alternatif kedua dalam pemberdayaan P3A, prioritas dalam penguatan adalah peningkatan motivasi (0,19).
Abtrak (Bhs. Inggris)
Irrigation is an important component in supporting farming activities other than to soil and nutrients. Irrigation water is distributed through surface irrigation networks systems in conventional agriculture. Distribution of irrigation water in the Kediri irrigation area, Sub district Patikraja, Banyumas Regency is still not optimal. Many areas that are not irrigated in the downstream area. The management of tertiary irrigation networks by P3A is not optimal because the condition of P3A is majority inactive and not developing. To improve P3A Performance, it is necessary to effort empowerment by government. Empowerment must refer to the conditions and problems of P3A and government policies. This research aims are 1) determine aspects that affect the performance of P3A and 2) formulate the accurate strategy in empowering P3A. This research uses the AHP (Analytical Hierarcy Process) method. The sampling technique used by researchers is snowball sampling and judgmental sampling. The respondents obtained were 47 people consisting of P3A, UPTD, and DPU. The results of the research show that the aspects that most influences P3A performance, namely: 1) human resources (0,34), 2) institutions (0,25), 3) irrigation techniques (0,18), 4) agricultural techniques (0,12), and 5) finance (0,10). P3A empowerment is focused on P3A development (0,72), priority in the development of P3A is growing motivation (23). Strengthening (0,28) is the second alternative in P3A empowerment, priority in strengthening is increased motivation (0,19).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save