Home
Login.
Artikelilmiahs
23582
Update
ELYTANING RIZKY
NIM
Judul Artikel
PENGELOLAAN DANA DESA DI DESA TAMBAKSOGRA KECAMATAN SUMBANG KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Pengelolaan Dana Desa di Desa Tambaksogra Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas”. Dalam penelitian ini pengelolaan Dana Desa di Desa Tambaksogra dapat dilihat dari beberapa aspek manajemen antara lain yaitu perencanaan, pengorganisasasian, penyusunan, pengarahan, koordinasi, pelaporan, pembuatan anggaran. Adapun metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pemilihan informan di lakukan melalui purposive sampling. Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Metode analis data menggunakan analisis interaktif. Untuk menjamin keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa aspek perencanaan dalam pengelolaan dana desa di Desa Tambaksogra dapat di katakan kurang baik karena alokasi untuk pemberdayaan masyarakat masih belum optimal. Aspek pengorganisasian dalam pengelolaan dana desa di Desa Tambaksogra dapat di katakan baik. Pembentukan struktur organisasi serta pembagian tugas dan tanggung jawab dalam pengelolaan dana desa di lakukan sesuai aturan yang ada mengacu pada peraturan perundang- undangan yang mengatur dana desa. Aspek penyusunan dalam pengelolaan dana desa di Desa Tambaksogra masih kurang baik terlihat dalam permasalahan SDM-nya yang masih kurang baik, karena tidak ada pelatihan khusus untuk tim pengelola dana desa, dengan adanya permasalahan SDM mengakibatkan keterlambatan dalam pelaporan Dana Desa di setiap semester. Pada aspek pengarahan yang dilakukan sudah baik, terbukti dari kelancaran kegiatan yang dilaksanakan dan keharmonisan yang sudah terbangun antar tiap unsur desa yang terlibat dalam pengelolaan dana desa. Pada aspek koordinasi yang dilakukan sudah cukup baik, terbukti dalam pelaksanaan apel setiap pagi yang bertujuan untuk koordinasi antar perangkat desa yang diselenggarakan oleh kepala desa. Pada aspek pelaporan dalam pengelolaan dana desa di Desa Tambaksogra masih kurang baik karena dalam pelaporannya masih ada keterlambatan pada setiap semester yang diakibatkan oleh SDM-nya yang masih rendah. Pada aspek pembuatan anggaran sudah cukup baik karena dalam proses penyusunannya tidak ada kendala. Penelitian ini memberikan implikasi yaitu meningkatkan alokasi anggaran dari dana desa untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat. Selain itu perlu adanya petunjuk teknis pelaksana dana desa. Pemerintah desa juga perlu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang ada dalam hal manajerial, lapangan dan administrasi terutama terkait dengan penggunaan komputer agar tidak menghambat proses pengelolaan dana desa dan agar tidak ada keterlambatan dalam pelaporannya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research entitled “Management Village Funds in Tambaksogra Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas ”. Village fund management in Tambaksogra Village may be measured in several aspects which are planning, organizing, structuring, directing, coordinating, reporting, and budgeting. This research uses descriptive qualitative method. Moreover, purposive sampling is conducted to select an informant. The data are collected through deep interview, observation, and documentation and are analyzed with interactive analysis. Furthermore, to ensure the validation of the data, source triangulation is used. The result of the research shows that planning aspect of Tambaksogra village fund management is considered as dissatisfactory due to the not proportional community empowerment. Meanwhile, organizing aspect of Tambaksogra village fund management is considered as good since its structure including division task and responsibility are conducted according to the regulations related to village fund management. Structuring aspect of fund management in Tambaksogra village is still dissatisfactory due to the less good human resources that are caused by the absence of specific training for village fund management team. Because of this human resources problem, Village Fund Report is late every semester. Directing aspect of Tambaksogra fund management is well conducted. It is proven by activities which are run smoothly and the harmonization between village elements in conducting fund management. Moreover, Tambaksogra‟s coordinating aspect is conducted well enough which is proven by briefing every morning as village staff coordination. In reporting aspect, fund management in Tambaksogra is not well enough since there is report tardiness each semester which caused by low human resources quality. Furthermore, there are no problems in budgeting aspect so Tambaksogra Village has done it well. This research has an implication to increase village budget allocation to empower the people. Besides, clarity and consistency is need in village fund management technical instruction. Also, Village government needs to increase human resources in managerial, field, and administrative resources related primarily to the use ofcomputers in order to prevent tardiness in reporting village fund management.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save