Home
Login.
Artikelilmiahs
23539
Update
WISNU BIMA SENNA
NIM
Judul Artikel
PENGURANGAN DOSIS PUPUK NITROGEN DAN APLIKASI EKSTRAK GULMA SAMBUNG RAMBAT PADA PERTANAMAN JAGUNG MANIS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tanaman jagung manis responsif terhadap pemupukan, khususnya nitrogen. Pemupukan nitrogen yang berlebih seringkali tidak efisien.dan tanaman peka terhadap gangguan berbagai jenis gulma. Usaha untuk meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk dan produksi tanaman, perlu dilakukan dengan penggunaan dosis pupuk nitrogen yang tepat dan menekan populasi berbagai jenis gulma dengan menggunakan bioherbisida yang berasal dari ekstrak gulma sambung rambat (Mikania micrantha). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengurangan dosis nitrogen dan aplikasi ekstrak sambung rambat terhadap pertmbuhan dan hasil tanaman jagung dan populasi gulma yang terdapat pada lahan percobaan. Penelitian ini dilakukan di kebun percobaan Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok lengkap dengan pola faktorial. Perlakuan yang diujicobakan adalah dosis pupuk nitrogen dan konsentrasi ekstrak gulma. Perlakuan pemupukan terdiri dari P1 =3,125 g/tanaman (100%), P2 = 1,56 g/tanaman (50%) dan 0,78 g/tanaman (25%), sedangkan konsentrasi ekstrak gulma W1=10%, W2=20% dan W3= 30 %. Setiap unit perlakuan diulang 3 kali.Variabel yang diamati tinggi tanaman, jumlah daun, kehijauan daun, bobot tongkol, panjang dan diameter tongkol, bobot basah dan kering tanaman jagung, bobot basah dan kering akar tanaman, bobot kering gulma dan SDR (summed dominance ratio). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemupukan N 50 % efektif dalam meningkatkan tinggi tanaman dan bobot tongkol. Aplikasi ekstrak gulma konsentrasi 10 % meningkatkan biomassa tanaman. Interaksi kedua jenis perlakuan tersebut meningkatkan jumlah daun secara nyata.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Sweetcorn plant is responsive to fertilizer especially nitrogen . However, excessive nitrogen fertilizing sometimes causes inefficiency and affecting plant sensitivity toward interference from various weeds. In attempt to increase efficiency of fertilizer and crop yield, it is needed to apply proper amount of nitrogen fertilizer and suppress various kind of weeds using bioherbicide which based on sambung rambat weeds extract (Micania micrantha). The goal of this research was to find out the effect of nitrogen dose reduction and application of weed extract on growth and yield of sweetcorn, and weed population existing in field. The research was conducted at Experimental Farm Unsoed in Purwokerto. The experiment used completely random block design in factorial pattern. The treatments consisted of nitrogen dose and concentration of weed extract. Nitrogen doses consisted of P1 =3.125 g/plant (100%), P2 = 1.56 g/ plant (50%) and 0.78 g/ plant (25%), and concentration of weed extract is W1=10%, W2=20% and W3= 30 %. Observed variables were plant height, number of leaves, greening level, cob weight, length and diameter of cob, fresh and dry weight of whole plant, fresh and dry weight of roots, dry weight of weeds and SDR (summed dominance ratio). Result showed that nitrogen fertlitizaton at 50% was able to increase plant height and and cob weight. Application of weed extract at 10% increase plant biomass. Both treatments increased number of leaves, significantly.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save