Home
Login.
Artikelilmiahs
23378
Update
DESI MARETA SARI
NIM
Judul Artikel
DAYA TETAS DAN KEMATIAN EMBRIO PADA TELUR ITIK YANG DICELUP CAIRAN CUKA PADA AKHIR PENETASAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pencelupan telur pada asam cuka dengan konsentrasi yang berbeda pada proses penetasan terhadap daya tetas dan kematian embrio pada telur itik. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah telur itik Tegal yang layak ditetaskan sebanyak 200 butir. Percobaan dilakukan dengan metode eksperimen dan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan pencelupan terdiri dari P0 = Asam cuka 0%, P1 = Asam cuka 25%, P2 = Asam Cuka 50%, P3 = Asam cuka 75%, P4 = Asam cuka 100% masing- masing untuk 40 butir telur. Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Bahan yang digunakan adalah asam asetat atau asam cuka dan aquadest. Alat yang digunakan yaitu seperangkat mesin tetas sebanyak 4 unit, gelas ukur 100 ml 1 unit, pipet ukur 10 ml, filler 1 unit dan baskom 5 buah. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa pencelupan larutan asam cuka pada telur itik di akhir penetasan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap daya tetas dan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap kematian embrio. Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pencelupan telur itik dalam larutan asam cuka konsentrasi 25% di akhir penetasan menurunkan daya tetas dan tidak dapat menurunkan kematian embrio.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to examine the effect of egg dipping on different concentrations of vinegar in the hatching process on hatchability and death of embryos in duck eggs. The material used in this study was 200 Tegal duck eggs. The experiment was carried out using experimental methods and using Completely Randomized Design (CRD). The dipping treatment consisted of P0 = 0% vinegar, P1 = 25% vinegar, P2 = 50% vinegar, P3 = 75% vinegar, P4 = 100% vinegar for 40 eggs each. Each treatment was replicated 4 times. The equipments used were a set of 4 units of hatching machines, 100 ml 1 unit measuring cup, 10 ml measuring pipette, 1 unit filler and 5 pieces of basin. The results of the analysis of variance showed that the dipping of vinegar acid in duck eggs at the end of hatching had a very significant effect (P<0.01) on hatchability and the embryo variance showed significant no effect (P>0.05) on embryo death. Based on the research, it can be concluded that the higher vinegar acid concentration and longer immersion time can not significantly increase hatchability and reduce embryo mortality.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save