Home
Login.
Artikelilmiahs
23348
Update
ALFIN SAPUTRA
NIM
Judul Artikel
KEKUATAN ALAT BUKTI REKAMAN SUARA DALAM TINDAK PIDANA PENIPUAN DENGAN MODUS OPERANDI PENAWARAN JASA TOUR DAN TRAVEL (Tinjauan Yuridis Putusan Nomor 106/Pid.B/ 2016/PN.Jkt.Sel)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Perkembangan teknologi didalam masyarakat yang terus berkembang memberikan pengaruh terhadap perkembangan hukum acara pidana di Indonesia, dengan demikian terdapat perkembangan alat bukti yang digunakan aparat penegak hukum untuk mencari kebenaran materiil yang salah satunya adalah rekaman suara. Berdasarkan uraian tersebut, penulis tertarik untuk meneliti dan menuangkan hasilnya dalam skripsi yang berjudul : KEKUATAN ALAT BUKTI REKAMAN SUARA DALAM TINDAK PIDANA PENIPUAN DENGAN MODUS OPERANDI PENAWARAN JASA TOUR DAN TRAVEL (Tinjauan Yuridis Putusan Nomor: 1050/Pid.B/2016/PN.Jkt.Sel) Metode penelitian yang digunakan pada penulisan ini adalah yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui kepustakaan dan diuraikan secara sistematis. Berdasarkan hasil penelitian dalam Putusan Nomor 1050/Pid.B/2016/PN.Jkt.Sel bahwa Kekuatan Pembuktian Rekaman Suara dalam Tindak Pidana Penipuan Dengan Modus Operandi Penawaran Jasa Tour dan Travel merupakan alat bukti yang tidak sah, karena dalam hal pengajuan alat bukti rekaman suara harus berdasarkan permintaan dari aparat penegak hukum berdasarkan penjelasan Pasal 5 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016, dengan demikian hakim menjatuhkan putusan pidana kepada para terdakwa masing-masing selama 2 (dua) tahun.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The development of technology in society that continously grow give an influence on the development of Indonesia's criminal procedural law, therefore there is a development of evidence that used by law enforcer in order to find out the material truths where sound recorder is one of them. Based on that description, the author is interested in researching and pouring the results in a thesis that entitled: THE STRENGTH OF SOUND RECORDING EVIDENCE IN THE FRAUD CRIME WITH OPERANDI MODUS OFFERING TOUR AND TRAVEL SERVICES (Judicial Review of Decision Number 1050 / Pid.B / 2016 / PN.Jkt.Sel) The research method that used in this reaserch is normative juridical, with descriptive research specifications. This study using secondary data obtained through literature and systematically described. Based on the research result of Decision Number 1050 / Pid.B / 2016 / PN.Jkt.Sel that the Strength of the Proof Sound Recording in Fraud Crimes With Modus Operandi Tour and Travel Service Offers are illegitimate evidence, because in the case of submission a sound recording evidence instrument must be based on a request from law enforcement officers based on an explanation of Article 5 of Act Number 11 of 2008 Concerning Information and Electronic Transactions Juncto Article Number 19 Year 2016, therefore the judge imposes criminal decisions on the defendants for 2 (two) years respectively.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save