Home
Login.
Artikelilmiahs
23339
Update
TRI LESTARI
NIM
Judul Artikel
TINJAUAN YURIDIS TENTANG PENYALAHGUNAAN KEKEBALAN DAN HAK ISTIMEWA OLEH PERWAKILAN KONSULER (STUDI TENTANG PENYELUNDUPAN SENJATA OLEH STAF KONSULAT PRANCIS DI YERUSSALEM ISRAEL KE TEPI BARAT PALESTINA TAHUN 2018)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kasus tentang penyalahgunaan kekebalan dan hak istimewa berupa, dilakukannya tindak kejahatan penyelundupan senjata dilakukan oleh perwakilan konsuler Prancis untuk Israel yang terjadi pada 15 Maret 2018. Staf konsuler tersebut telah melakukan penyalahgunaan kewenangan atas imunitasnya sebagai seorang perwakilan negara yang tercantum di Konvensi Wina 1963 tentang Hubungan Konsuler. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaturan mengenai kekebalan dan hak istimewa dari perwakilan diplomatik dan konsuler, serta pelanggaran yang terdapat dalam kasus tersebut dan penyelesaiannya. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif, spesifikasi penelitian adalah deskriptif. Lokasi penelitian di Pusat Informasi Ilmiah Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto dan Unit Pelaksanaan Teknis Universitas Jenderal Soedirman. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Metode pengumpulan data adalah studi pustaka. Metode analisis data adalah yuridis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, pejabat konsuler telah diberikan hak kekebalan yang tidak dapat diganggu gugat, seperti yang tercantum dalam Pasal 31 dan Pasal 32 Konvensi Wina 1963 tentang Hubungan Konsuler, dan aturan lebih lanjut di Pasal 28 sampai Pasal 36 Konvensi Wina 1963 tentang Hubungan Konsuler. Namun jika pejabat tersebut melakukan pelanggaran, terutama yang bersinggungan dengan tindak pidana dan mengancam keamanan negara penerima maka dapat dikenakan persona non-grata setelah terlebih dahulu dilakukan penanggalan seperti yang tercantum dalam Pasal 43 Konvensi Wina 1963 tentang Hubungan Konsuler.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The case of misuse of immunity and privilege in the form of the crime of arms smuggling carried out by a consular representative of France for Israel that took place on March 15, 2018. The consular staff has misused authority over immunity as a representative of the state listed in The Vienna Convention of 1963 on Relations Consular. The research is aimed to analyze the regulation regarding immunity and privilege of diplomatic and consular representative, as well as the violations is contained in the case and its resolution. The research method is used normative juridical, the research specification is descriptive. Research location at the Scientific Information Center of the Faculty of Law of Jenderal Soedirman University and the Technical Implementation Unit of Jenderal Soedirman University. The data source is used secondary data. Data collection method is literature study. Data analysis method is qualitative juridical. Based on the research, consular officials is granted immunity rights that cannot be inviolability, as stated in Article 31 and Article 32 of The Vienna Convention of 1963 on Consular Relations, and further rules in Articles 28 to Article 36 of The Vienna Convention of 1963 on Consular Relations. However, if the official commits an offense, especially those are dealing with a criminal act and threatens the security of the recipient country, it can be subject to a persona non-grata after the waiver is carried out as stated in Article 43 of The Vienna Convention of 1963 on Consular Relations.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save