Home
Login.
Artikelilmiahs
23275
Update
NABILAH RAMADHINI HERDININGRUM
NIM
Judul Artikel
Hubungan antara Jenis Kelamin dengan Kecemasan pada Calon Pengantin di Kantor Urusan Agama Kalasan pada Bulan Juli-Agustus Tahun 2018
Abstrak (Bhs. Indonesia)
HUBUNGAN ANTARA JENIS KELAMIN DENGAN KECEMASAN PADA CALON PENGANTIN DI KANTOR URUSAN AGAMA KALASAN PADA BULAN JULI-AGUSTUS TAHUN 2018 Nabilah Ramadhini Herdiningrum1, Hilma Paramita2, Dewi Nilamsari3 1Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman 2Departemen Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman ABSTRAK Kecemasan merupakan salah satu contoh masalah kesehatan mental yang memiliki prevalensi yang cukup tinggi. Studi secara umum menyatakan bahwa wanita lebih cemas daripada pria, dengan prevalensi wanita 3 kali lebih besar mengalami kecemasan dibandingkan dengan pria. Pernikahan merupakan salah satu faktor yang dapat menimbulkan kecemasan. Kecemasan yang paling besar dan paling sering terjadi pada calon pengantin yang akan menikah adalah adanya pemikiran tentang bagaimana kehidupan mereka setelah menikah nantinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jenis kelamin dengan kecemasan pada calon pengantin di Kantor Urusan Agama Kalasan pada bulan Juli-Agustus tahun 2018. Penelitian ini bersifat analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Lima puluh enam orang berusia 20-40 tahun diambil menjadi subjek penelitian melalui teknik consecutive sampling. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner data pribadi dan kuesioner Taylor Manifest Anxiety Scale (TMAS). Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan uji Chi Squre. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan bermakna secara statistik antara jenis kelamin dengan kecemasan yaitu nilai p sebesar 0,003 (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan kecemasan pada calon pengantin di Kantor Urusan Agama Kalasan pada bulan Juli-Agustus tahun 2018. Kata Kunci: Kecemasan, jenis kelamin, pekawinan
Abtrak (Bhs. Inggris)
THE CORRELATION BETWEEN GENDER AND ANXIETY ON THE BRIDE ON THE OFFICE OF RELIGIOUS AFFAIRS KALASAN IN JULY-AUGUST OF THE YEAR 2018 Nabilah Ramadhini Herdiningrum1, Hilma Paramita2, Dewi Nilamsari3 1Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman 2Departemen Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman ABSTRACT Anxiety was a mental health problem with high prevalence. Studies in general stated that women worried 3 fold more than are men. Marriage was one of the factors that can cause anxiety. The most often anxiety that occur on a bride who will marry was the thought about how their lives after marriage will be. The aims of the study was to correlation between gender and anxiety on the bride on the office of religious affairs Kalasan in Juli-August of the year 2018. This was analytic observational study that used cross-sectional approach. Fifty six subjects aged 20-40 years old was chosen with consecutive sampling. The study used was self identification questionnaire and the Taylor Manifest Anxiety Scale (TMAS) questionnaire. The collected data was analyzed with Chi Square test. The results showed there was a significant correlations between gender and anxiety with the value of p 0.003 (p < 0.05). The conclusion of this study was there was correlation between gender and anxiety on the bride in the office of religious affairs Kalasan in July-August of the year 2018. Keywords: Anxiety, gender, marriage
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save