Home
Login.
Artikelilmiahs
23255
Update
ISNAINI LESTARI
NIM
Judul Artikel
ANALISIS WACANA BERITA KRIMINAL RADAR BANYUMAS DENGAN PENDEKATAN MIKROSTRUKTURAL DAN MAKROSTRUKTURAL
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian yang berjudul “Analisis Wacana Berita Kriminal Radar Banyumas Dengan Pendekatan Mikrostruktural dan Makrostruktural” bertujuan untuk mendeskripsikan pendekatan mikrostruktural dan makrostruktural dalam berita kriminal Radar Banyumas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah wacana berita kriminal Radar Banyumas edisi Oktober-Desember 2017 dengan sampel sebanyak 27 wacana. Data dalam penelitian ini adalah wacana berita kriminal di wilayah Barlingmascakeb yang berbentuk kata, frasa, kalimat, ataupun wacana. Pada tahap pengumpulan data digunakan metode simak dengan teknik dasar teknik sadap, teknik lanjutan teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Pada tahap analisis data menggunakan metode agih dan padan. Metode agih digunakan untuk menganalisis wacana dengan pendekatan mikrostruktural, sedangkan metode padan dapat digunakan untuk menganalisis pendekatan mikrostruktural dan makrostruktural. Pada tahap akhir, data disajikan menggunakan metode informal. Berdasarkan hasil analisis mikrostruktural yang dilakukan pada 27 wacana ditemukan aspek gramatikal yang terdiri dari 27 referensi, 26 substitusi, 23 ellipsis, dan 27 konjungsi. Pada aspek leksikal ditemukan 27 repetisi, 21 sinonimi, 23 antonimi, 20 kolokasi, 22 hiponimi, dan 21 ekuivalensi. Berdasarkan hasil analisis makrostruktural, prinsip penafsiran yang paling banyak ditemukan adalah prinsip penafsiran personal. Hal ini menunjukkan bahwa partisipan berperan penting dalam sebuah wacana. Wacana berita kriminal Radar Banyumas merupakan media komunikasi satu arah yang ditujukan kepada masyarakat, sehingga dalam hal ini kunci pokok wacana berada pada penutur. Kata kunci: analisis wacana, wacana berita kriminal, mikrostruktural, dan makrostruktural.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The research entitled "Discourse Analysis of Radar Banyumas Crime News Using Microstructural and Macrostructural Approaches" aims to describe microstructural and macrostructural approaches in Radar Banyumas crime news. This research is a descriptive qualitative research. The source of data used are Radar Banyumas criminal news discourse edition October-December 2017 using a sample of 27 discourses. The data in this research is the discourse of criminal news in the Barlingmascakeb regions in the form of words, phrases, sentences, or discourses. The data collection used scrutinize method with basic technique, that’s tapping technique, and the following technique is uninvolved conversation observation technique and noting. The data analysis used the apportion method and matching method. The apportion method is used to analyze discourse with microstructural approach, while the matching method can be used to analyze microstructural and macrostructural approaches. In the final step, data presentation is used informal method. Based on the result of microstructural analysis conducted on 27 discourses found grammatical aspects consisting of 27 references, 26 substitutions, 23 ellipses, and 27 conjunctions. In the lexical aspect found 27 repetitions, 21 synonyms, 23 antonyms, 20 collocations, 22 hyponym, and 21 equivalents. Based on the result of macrostructural analysis, the most commonly found principle of interpretation is the principle of personal interpretation. This shows that participants play an important role in a discourses. Radar Banyumas crime news discourse is a one-way communication media aimed to the community, so in this case the key of discourse is on the speaker. Keywords: discourse analysis, criminal news discourse, microstructural, and macrostructural.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save