Home
Login.
Artikelilmiahs
23123
Update
ESTRI JAYANTI
NIM
Judul Artikel
AKTIVITAS PROTEASE PADA ORGAN HEPATOPANKREAS, LAMBUNG, DAN INTESTIN IKAN KATING (Mystus gulio) PADA pH BERBEDA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Ikan kating (Mystus gulio) merupakan salah satu ikan liar yang belum dibudidayakan dan sangat potensial untuk dikembangkan. Kajian secara fisiologi, terutama yang berkaitan dengan nutrisi dan digesti ikan kating telah dilakukan pada skala laboratorium. Namun kajian mengenai aktivitas enzim digesti ikan kating yang diperoleh dari alam belum diteliti, yang dapat digunakan sebagai informasi dasar bagaimana aktivitas enzim ikan kating yang langsung diperoleh dari alam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas protease pada pH berbeda pada hepatopankreas, lambung dan intestine ikan kating. Ikan yang digunakan dalam penelitian ini memiliki berat rata-rata 5.12±0.88 g dan panjang tubuh rata-rata 5.12±0.88 cm. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor pertama yang diuji yaitu saluran pencernaan yang dibagi menjadi tiga segmen yaitu hepatopankreas, lambung, dan intestine, sedangkan faktor kedua yaitu perlakuan dengan mengaplikasikan 5 tingkat pH buffer yang berbeda yaitu 2, 5, 7, 8 dan 10, serta setiap buffer yang diujikan diulang sebanyak 3 kali. Aktivitas protease diukur dengan metode spektrofotometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan aktivitas protease pada hepatopankreas, lambung, dan intestine ikan kating pada pH yang berbeda (P<0.05). Hepatopankreas dan intestine menunjukan aktivitas protease tertinggi pada pH 8 pH 10. Aktivitas protease pada lambung tidak menunjukan perbedaan yang nyata antar pH (P<0.05). Aktivitas protease tertinggi antar organ digesti pada pH optimum ditemukan pada lambung dan intestine pada pH 8.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Mystus gulio is one of wild fish that has not been cultivated and very potential to be developed. Physiological studies, especially those related to nutrition and digestion have been done in the laboratory. However, the study of Mystus gulio digestive enzyme activity obtained from the nature has not been studied, which can be used as basic information how the activity of Mystus gulio enzyme directly obtained from the nature. This research aimed to determine the activity of protease on different pH in hepatopancreas, stomach and intestine. The size of the fish used in this study had weight average is 5.12 ± 0.88 g and body length average is 5.12 ± 0.88 cm. This study was experimental, conducted using a Completely Randomized Design (CRD). The first factor tested was gastrointestinal tract which was divided into three segments: hepatopancreas, stomach, and intestine, while the second factor was treatment by applying 5 different pH buffer levels 2, 5, 7, 8 and 10, and every tested buffer was repeated 3 times. The protease activity was measured using a spectrophotometry method.The results showed the activities of protease were significantly different between hepatopancreas, stomach, and intestine at different pH (P < 0.05). Hepatopancreas and intestine showed the highest protease activity at pH 8 and pH 10. The protease activity in stomach were not differed significantly at different pH (P > 0.05). The highest protease activity between organs digesti at optimum pH was found in the stomach and intestine at pH 8.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save