Home
Login.
Artikelilmiahs
23113
Update
MEILANY ARIATI DEWI
NIM
Judul Artikel
Analisis Kekerabatan Isolat Bifidobacterium spp. dari Feses Bayi secara Filogenetik dan Uji Penghambatannya terhadap Escherichia coli
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Bifidobacterium adalah salah satu genus bakteri asam laktat yang hidup di dalam usus besar manusia dan hewan. Beberapa karakteristik dari bakteri ini adalah Gram positif, anaerobik, non-motil, tidak membentuk spora dan berbentuk batang. Bifidobacterium spp. merupakan salah satu komponen mikroorganisme dominan pada saluran pencernaan bayi. Keberadaan bakteri ini dipakai sebagai indikator tingkat kesehatan pada saluran cerna. Bayi yang mendapatkan Air Susu Ibu (ASI), dijumpai Bifidobacterium sebanyak 1010-1011 CFU/g feses sedangkan Entrococci ditemukan sebanyak 108 CFU/g feses, termasuk bakteri anaerob lainnya dan Bacteroides yang berfungsi sebagai bakteri pembusuk. Salah satu spesies yang berada di saluran pencernaan manusia adalah Escherichia coli. Escherichia coli merupakan salah satu spesies dari kelompok Enterobacteriaceae yang termasuk flora normal di dalam saluran manusia. Bakteri ini biasanya merupakan mikroorganisme yang tidak berbahaya tetapi dalam keadaan tertentu dapat menjadi patogen. Penelitian bertujuan untuk mengetahui keragaman bakteri Bifidobacterium spp. dari feses bayi dan mengkarakterisasi secara konvensional dan molekuler berdasarkan gen 16S rRNA dan mengetahui potensi Bifidobacterium spp. hasil isolasi dalam menghambat pertumbuhan Escherichia coli. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey dan analisis data penelitian dilakukan secara deskriptif. Karakter Bifidobacterium spp. yang diamati mencakup pengamatan morfologi, uji biokimiawi, dan uji gula. Pengamatan morfologi mencakup morfologi koloni dan morfologi sel. Adapun pengujian biokimia mencakup uji katalase, oksidase, uji IMViC, resistensi terhadap lisozim dan dilakukan karakterisasi molekuler gen 16S rRNA untuk mengetahui kekerabatan bakteri Bifidobacterium spp. hasil isolasi dari feses bayi. Bifidobacterium spp. yang ditemukan diuji penghambatannya terhadap Escherichia coli dengan mengamati zona hambat yang terbentuk. Hasil penelitian mendapatkan bakteri Bifidobacterium spp. hasil isolasi dari feses bayi secara konvensional diperoleh 5 spesies Bifidobacterium spp. antara lain Bifidobacterium catenulatum (Bb1D dan Bb1I), Bifidobacterium minimum (Bb1H dan Bb2D), Bifidobacterium dentium (Bb2E), Bifidobacterium asteroides (Bb3D), dan Bifidobacterium coerinum (Bb3H), hasil karakterisasi berdasarkan gen 16S rRNA isolat Bb2E memiliki kemiripan dengan Bifidobacterium psychraerophylum strain T16. Kemampuan penghambatan terbesar terhadap E. coli ditunjukkan oleh isolat Bb2E dengan diameter zona hambat 10,48 mm.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Bifidobacterium is one of lactic acid bacteria that lives in the large intestine of humans and animals. Some characteristics of this bacteria are Gram positive, anaerobic, non-motile, non spore-forming and rod-shaped. Bifidobacterium spp. is one of the dominant components of microorganisms in the baby's digestive tract. The existence of this bacteria used as an indicator of the level of health in the gastrointestinal tract. Babies who received breast milk found Bifidobacterium as much as 1010-1011 CFU/g in faeces while Entrococci found 108 CFU/g faeces, including other anaerobic bacteria and Bacteroides which function as spoilage bacteria. One species found in the human digestive tract is Escherichia coli. Escherichia coli is a species of the Enterobacteriaceae group which belongs to the normal flora in the human tract. These bacteria are usually microorganisms that are not dangerous but in certain circumstances can become pathogens. This research aimed to determine the diversity of Bifidobacterium spp. from infant feaces and characterize conventionally and molecularly based on the 16S rRNA gene and determine the potential of Bifidobacterium spp. in inhibiting Escherichia coli’s growth. This research was conducted by survey method and data analysis was carried out descriptively. Characters of Bifidobacterium spp. observed were morphological observations, biochemical tests, and sugar tests. Morphological observations include colony morphology and cell morphology. The biochemical testing includes catalase, oxidase, IMViC test, resistance to lysozyme and molecular characterization of the 16S rRNA gene to determine the kinship of Bifidobacterium spp. isolated from baby feces. Bifidobacterium spp. who were found to be tested for inhibition of Escherichia coli by observing the formed inhibitory zones. The results obtained the diversity of Bifidobacterium spp. isolated from baby’s faeces conventionally obtained 5 species of Bifidobacterium spp. including Bifidobacterium catenulatum (Bb1D and Bb1I), Bifidobacterium minimum (Bb1H and Bb2D), Bifidobacterium dentium (Bb2E), Bifidobacterium asteroides (Bb3D), and Bifidobacterium coerinum (Bb3H), the results of characterization based on 16S rRNA gene isolates Bb2E have similarities with Bifidobacterium psychraerophylum strain T16. The biggest inhibitory ability against E. coli was shown by Bb2E isolates with a 10.48 mm inhibition zone diameter.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save