Home
Login.
Artikelilmiahs
23001
Update
DESI ROSITA
NIM
Judul Artikel
Tindak Tutur Direktif di Lingkungan Kampus Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini membahas penggunaan tindak tutur direktif di lingkungan kampus Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan jenis dan fungsi tindak tutur direktif yang terdapat di lingkungan kampus Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini berupa tuturan yang dilakukan oleh sivitas akademika Fakultas Ilmu Budaya. Penelitian ini menggunakan metode simak dengan teknik simak libat cakap, simak bebas libat cakap, rekam dan catat. Data dianalisis menggunakan metode padan pragmatis yang alat penentunya berupa mitra tutur. Hasil penelitian dari 46 data, ditemukan enam jenis tindak tutur direktif di lingkungan kampus Fakultas Ilmu Budaya yaitu permintaan, pertanyaan, perintah, larangan, pemberian izin, dan nasihat. Adapun rincian data tersebut adalah tindak tutur pertanyaan yaitu berjumlah 18 data terdiri atas 12 fungsi bertanya dan 6 data menginterogasi. Tindak tutur direktif perintah berjumlah 9 data terdiri atas 5 data memerintah, 2 data mengarahkan, 1 data menginstruksikan, dan 1 data mensyaratkan. Tindak tutur direktif permintaan berjumlah 6 data terdiri atas 2 data meminta, 1 data memohon, 1 data mendorong dan 2 data mengajak. Tindak tutur direktif pemberian izin berjumlah 5 data terdiri atas 2 data membolehkan, 1 data menyetujui, dan 2 data menganugerahi. Tindak tutur jenis nasihat berjumlah 5 data terdiri atas 2 data menasihati dan 3 data menyarankan. Tindak tutur direktif larangan berjumlah 3 data terdiri atas 2 data melarang dan 1 data membatasi. Hasil penelitian tersebut menandakan bahwa masyarakat kampus Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman cenderung lebih sering menggunakan tindak tutur pertanyaan dalam berkomunikasi sehari-hari.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research discusses about the use of directive acts of speech in Humanities Faculty of Jenderal Soedirman University. The purposes of this research are describe the kinds and functions of directive acts of speech that are in Humanities Faculty of Jenderal Soedirman University. This research is a qualitative descriptive research. Data in this research are in speech by civitas academica of Humanities Faculty. This research uses observation method with interview, observation without interview, record and note technique. The data analyzed by using pragmatic identify method whose determinant instrument the speech opponent. Based on the result gained 46 data, which are found six types of directive speech act in Faculty of Humanities namely requests, questions, requirements, prohibitions, giving permission, and advice. The details of the data are the speech acts of the question which amounted to 18 data consist of 12 questioning functions and 6 interrogating data. The directive requirements speech acts amounted to 9 data consists of 5 commanding data, 2 directing data, 1 instructing data, and 1 requiring data. The directive request speech acts amounted to 6 data consisting of 2 data requesting, 1 data invoking, 1 data pushing and 2 data inviting. The 5 data permit directive speech consists of 2 data allowing, 1 data approving, and 2 data awarding. Advice speech acts amounted to 5 data consisting of 2 data advising and 3 data suggesting. Total ban directive speech acts amounted to 3 data consisting of 2 prohibiting data and 1 limiting data. The results of the research indicate that the community of the Faculty of Humanities in Jenderal Soedirman University tend to use speech questions more frequently in daily activities.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save