Home
Login.
Artikelilmiahs
22994
Update
ANI DWI LESTARI
NIM
Judul Artikel
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STIGMA HIV/AIDS PADA IBU RUMAH TANGGA DI KECAMATAN PURWOKERTO SELATAN KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAK Latar Belakang: Ibu rumah tangga merupakan perempuan yang berada pada kelompok usia produktif yang terbanyak menderita AIDS. Purwokerto Selatan berada dalam zona merah kasus HIV/AIDS di Kabupaten Banyumas yaitu mencapai 14 kasus. Stigma HIV/AIDS merupakan salah satu kendala dalam pengobatan dan pencegahan HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan stigma HIV/AIDS pada ibu rumah tangga. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 11.442 ibu rumah tangga di Kecamatan Purwokerto Selatan dengan sampel ibu rumah tangga sejumlah 90 responden dengan teknik pengambilan sampel simple rendom sampling secara proporsional menggunakan rumus rendom. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data yang dilakukan yaitu uji chi-square dan regresi logistik berganda. Hasil Penelitian: Sebagian besar ibu rumah tangga di Kecamatan Purwokerto Selatan mempunyai pengetahuan baik (66,7%), efikasi diri tinggi (61,1%), interaksi sosial aktif (76,7%), keterpaparan informasi baik (47,8%), dukungan kebijakan baik (54,4%), dan stigma HIV/AIDS tinggi (40,0%). Variabel yang tidak berpengaruh dengan stigma HIV/AIDS yaitu pengetahuan (p=0,494) dan interaksi sosial (p=0,285). Variabel yang berpengaruh yaitu efikasi diri (p=0,005), keterpaparan informasi (p=0,020), dan dukungan kebijakan (p=0,024). Simpulan: Variabel yang paling berpengaruh terhadap stigma HIV/AIDS pada ibu rumah tangga yaitu efikasi diri. Saran: Penelitian ini diharapkan dapat dikembangkan oleh penelitian selanjutnya dengan memperdalam variabel dukungan kebijakan untuk menggali informasi terkait pengaruhnya terhadap stigma HIV/AIDS.
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT Background: Housewives are women in the productive age group with the most AIDS. South Purwokerto is in the red zone of HIV / AIDS cases in Banyumas District, which reaches 14 cases. Stigma of HIV / AIDS is one of the obstacles in the treatment and prevention of HIV / AIDS. This study aims to determine factors related to HIV / AIDS stigma in housewives.. Methods: This research is a quantitative research with Cross Sectional approach. The population in this study were 11,442 housewives in South Purwokerto Subdistrict with a sample of 90 housewives with a simple rendom sampling sampling technique using proportional formula. Data collection techniques are carried out using a questionnaire. Data analysis was carried out namely chi-square test and multiple logistic regression. Results: Most housewives in South Purwokerto Subdistrict have good knowledge (66.7%), high self-efficacy (61.1%), active social interaction (76.7%), good information exposure (47.8% ), good policy support (54.4%), and high HIV / AIDS stigma (40.0%). Variables that have no effect on HIV / AIDS stigma are knowledge (p = 0.494) and social interaction (p = 0.285). Influencing variables are self-efficacy (p = 0.005), information exposure (p = 0.020), and policy support (p = 0.024). Conclusion: The most influential variables on HIV / AIDS stigma in housewives are self-efficacy. Suggestion: This research is expected to be developed by further research by deepening policy support variables to gather information related to its influence on HIV / AIDS stigma.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save