Home
Login.
Artikelilmiahs
22936
Update
DENDI ADISATYA
NIM
Judul Artikel
PENGEMBANGAN OBYEK WISATA LINGGO ASRI DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN PEKALONGAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Berkembangnya pariwisata di suatu daerah akan mendatangkan banyak manfaat bagi masyarakat, yakni secara ekonomis, sosial dan budaya. Namun, jika pengembangannya tidak dipersiapkan dan dikelola dengan baik, justru akan menimbulkan berbagai permasalahan yang menyulitkan atau bahkan merugikan masyarakat. Untuk menjamin supaya pariwisata dapat berkembang secara baik dan berkelanjutan serta mendatangkan manfaat bagi manusia dan meminimalisasi dampak negatif yang mungkin timbul maka pengembangan pariwisata perlu didahului dengan kajian yang mendalam, yakni dengan melakukan penelitian terhadap semua sumber daya pendukungnya Penelitian ini dilakukan di Kantor Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pekalongan dan Obyek Wisata Linggo Asri. Sasaran penelitian ini adalah pegawai Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pekalongan dan Kepala UPTD Linggo Asri. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan alasan untuk menggambarkan fenomena-fenomena yang muncul di lokasi penelitian. Teknik pengambilan informan menggunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Jenis data terdiri dari data primer dan data sekunder. Validitas data menggunakan triangulasi sumber, sedangkan metode analisis data menggunakan analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata pada Obyek Wisata Linggo Asri sudah cukup baik. Dari aspek produk wisata, Obyek Wisata Linggo Asri memiliki daya tarik wisata yang beragam, fasilitas yang cukup lengkap, dan aksesibilitas yang baik dan mudah. Sedangkan dari aspek tenaga kerja di kelola dengan cara memberikan pengetahuan-pengetahuan tentang pariwisata dan melakukan pengawasan serta penilaian terhadap para pelaku usaha jasa pariwisata. Sedangkan aspek infrastruktur belum sepenuhnya baik. Disamping harus melakukan pembangunan, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata juga harus berupaya untuk melakukan pemeliharaan terhadap infrastruktur yang sudah ada. Adapun hambatan dalam pengembangan pariwisata pada Obyek Wisata Benteng Pendem adalah keterbatasan dana dan Sumber Daya Manusia.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The development of tourism in an area will bring many benefits to society, namely economically, socially and culturally. However, if the development is not well prepared and managed, it will cause various problems that make it difficult or even harm the community. To ensure that tourism can develop well and sustainably and bring benefits to humans and minimize the negative impacts that may arise, tourism development needs to be preceded by an in-depth study, namely by conducting research on all supporting resources. This research was conducted at the Pekalongan Regency Sports and Tourism Youth Bureau and the Linggo Asri Tourism Object. The focus of this research is employees of the Pekalongan Regency Sports and Tourism Youth Bureau and UPTD Chief Linggo Asri. The research method used is a qualitative description with the reason to describe the phenomena that appear instead of the research. The information retrieval technique uses reasoned sampling. Methods of data collection through in-depth interviews, direct observations and documentation. This type of data consists of primary data and secondary data. The validity of the data uses the triangulation of the source, while the data analysis method uses an interactive analysis. The results showed that the tourism development of Linggo Asri Tourism Object was sufficient. From the point of view of tourism products, Linggo Asri Tourism Object offers a variety of tourist attractions, complete facilities and easy accessibility and quality. Considering that from the point of view of work, it is managed by providing knowledge on tourism and by monitoring and evaluating tourism operators. Although the infrastructure is not yet fully satisfactory. In addition to development, the Youth Sports and Tourism Department must also strive to maintain the existing infrastructure. The barriers to tourism development in the object of the Pendem Fortress are the limits of funds and human resources.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save