Home
Login.
Artikelilmiahs
22861
Update
INU ROHMATIN
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN BOBOT TUBUH DENGAN INDEKS KEBAPUHAN DAN LINGKAR DADA KAMBING JANTAN DEWASA KHAS KEJOBONG DI KECAMATAN KEJOBONG KABUPATEN PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian bertujuan untuk mengetahui bobot tubuh, indeks kebapuhan (perbandingan antara lingkar paha dengan panjang paha), lingkar dada kambing jantan dewasa khas Kejobong di Kecamatan Kejobong dan mengetahui hubungan antar variabel bobot tubuh, indeks kebapuhan dan lingkar dada. Materi yang digunakan dalam penelitian yaitu 27 ekor kambing jantan dewasa khas Kejobong yang berumur lebih dari 12 bulan. Metode yang digunakan yaitu survei dengan pengambilan sampel secara purposive sampling. Penetapan jumlah ternak kambing jantan dewasa khas Kejobong milik peternak dilakukan secara sensus. Variabel yang diukur yaitu bobot tubuh, lingkar dada, lingkar paha dan panjang paha kambing dewasa jantan khas Kejobong di desa Timbang, desa Kedarpan, desa Pangempon, desa Nangkod, desa Langgar, dan desa Kejobong Kecamatan Kejobong Kabupaten Purbalingga. Hasil penelitian, diperoleh rataan bobot tubuh, indeks kebapuhan, lingkar paha, panjang paha dan lingkar dada masing-masing sebesar 35,87 ± 11,00 kg; 0,97 ± 0,12; 29,06 ± 4,51 cm; 30,00 ± 2,51 cm; dan 75,70 ± 6,33 cm. Hubungan antara bobot tubuh dengan indeks kebapuhan dan lingkar dada secara bersama-sama berpengaruh secara linier (P<0,05) dengan persamaan linier Y= -54,999 – 14,715 X1 +1,388 X2 (R = 0,730 dan R2 = 0,532). Hubungan bobot tubuh dengan indeks kebapuhan tidak berpengaruh secara linier (P>0,05), sedangkan hubungan bobot tubuh dengan lingkar dada berpengaruh secara linier (P<0,05) dengan persamaan linier Y= -58,412 +1,245 X (R = 0,716 dan R2 = 0,513). Kesimpulan, hanya lingkar dada yang memiliki hubungan secara linier terhadap bobot tubuh.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The research was aimed to know body weight, index of kebapuhan (comparison between circumference of thigh and lenght of thigh), chest circumference of bucks Kejobong in Kejobong district and to know the relationship between variables body weight, index of kebapuhan and chest circumference. The material used were 27 of bucks Kejobong with the age more than 12 month. The method used was a survey by taking samples by purposive sampling. The measured variables were body weight, chest circumference, circumference of thigh and lenght of thigh in Timbang, Kedarpan, Pangempon, Nangkod, Langgar and Kejobong village Kejobong district Purbalingga regency. Results of research, body weight, index of Kebapuhan, chest circurference, lenght of thigh and circuference were 35,87 ± 11,00 kg; 0,97 ± 0,12; 29,06 ± 4,51 cm; 30,00 ± 2,51 cm; dan 75,70 ± 6,33 cm, respectively the relationship between body weight and index of kebapuhan and chest circumference together have a linear effect (P<0.05) with a linear function Y = -54.999 - 14.715 X1 +1,388 X2 (R = 0.730 and R2 = 0.532). The relationship of body weight with index of kebapuhan did not have a linear effect (P>0.05), while the body weight relationship with chest circumference have a linear effect (P<0.05) with a linear function Y = -58.412 +1.245 X (R = 0.716 and R2 = 0.513). In conclusion, only chest circumference that has a linear relationship with body weight. Keywords: body weight, index of kebapuhan, chest circumference, bucks Kejobong.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save