Home
Login.
Artikelilmiahs
22846
Update
RAISHA SASKIA
NIM
Judul Artikel
STRATEGI PEMASARAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L) BERBASIS E-COMMERCE: STUDI KASUS DI WWW.LIMAKILO.ID
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Transaksi jual-beli di internet atau lebih dikenal dengan e-commerce menjual berbagai macam produk dan jasa, salah satunya ialah produk pertanian khususnya bawang merah. “Limakilo” merupakan salah satu perusahaan yang menjual bawang merah berbasis e-commerce. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui faktor-faktor internal dan eksternal apa saja yang berpengaruh terhadap strategi pemasaran bawang merah yang dilakukan “Limakilo” melalui sistem e-commerce; 2) mengetahui bagaimana strategi pemasaran yang tepat dalam menjual bawang merah melalui sistem e-commerce. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Mei 2018 selama 32 hari dengan sasaran PT. Limakilo Majubersama Petani baik bagian internal yaitu CEO, CMO dan CTO serta bagian eksternal perusahaan yaitu konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus deng metode pengambilan sampel expert sampling untuk bagian internal perusahaan dengan jumlah 3 responden dan sensus untuk bagian eksternal perusahaan atau konsumen dengan jumlah 102 responden. Wawancara dengan konsumen menggunakan kuesioner dengan fasilitas google form dengan link bit.ly/vouchergratis10persen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan total skor analisis IFE sebesar 2,494 dengan kekuatan utama harga bawang merah yang lebih murah dan kelemahan utama masih sempitnya lokasi pendistribusian produk. Total skor analisis EFE sebesar 2,93 dengan peluang utama dapat menjangkau pangsa pasar yang lebih luas dan ancaman utama tidak semua masyarakat menggunakan koneksi internet “Limakilo” menempati posisi kuadran V pada matriks IE yaitu posisi menjaga dan mempertahankan. Hasil analisis matriks SWOT menghasilkan enam alternatif strategi pemasaran, kemudian menggunakan analisis QSPM dengan hasil strategi menambah kolom penilaian dan informasi yang lebih rinci dan juga menarik di website “Limakilo” sebagai prioritas alternatif strategi utama dengan nilai TAS sebesar 3,46.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Transactions on the internet or better known as e-commerce sells a wide range of products and services, one of them is agricultural products, especially shallot. "Limakilo" is one of the companies that sells shallot based on e-commerce. This study aims to: 1) know the internal and external factors that affect shallot marketing strategy by "Limakilo" through the e-commerce system; 2) know how the right marketing strategy in selling shallot through e-commerce system. This research was conducted in April-Mei 2018 in 32 days with the target of PT. Limakilo Majubersama Petani both internal part of the CEO, CMO and CTO as well as the external part of the company that is consumers. The research method used is case study using sampling methode expert sampling for the internal part of the company with the number of 3 respondents and census for the external part of the company or consumer with the number of 102 respondents. Interviews with consumers were carried out with a questionnaire using google form with bit.ly/vouchergratis10persen link. The results showed that with total IFE analysis score of 2,494 with the main strength of cheaper shallot and the main weakness is still the narrow location of product distribution. Total EFE analysis score of 2.93 with major opportunities can reach a wider market share and the main threat is not all people used internet connection "Limakilo" occupy the position of quadrant V on the matrix of IE that is protect and maintain position. The results of SWOT matrix analysis resulted in six alternative marketing strategies, then using QSPM analysis with the result of the strategy of adding more detailed and interesting appraisal columns and information on the "Limakilo" website as the main strategic alternative priority with a TAS score of 3.46.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save