Home
Login.
Artikelilmiahs
22722
Update
ILA FATMALLA
NIM
Judul Artikel
Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Di Perusahaan Sale Pisang Goreng Suka Senang Kabupaten Ciamis Jawa Barat
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Perusahaan Sale Pisang Goreng Suka Senang merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi sale pisang goreng di Kabupaten Ciamis yang belum melakukan pembelian bahan baku secara ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui jumlah pemesanan bahan baku pisang yang ekonomis yang seharusnya dilakukan oleh Perusahaan Sale Pisang Suka Senang, (2) menetapkan frekuensi pembelian bahan baku pisang oleh Perusahaan Sale Pisang Suka Senang, (3) menetapkan jumlah persediaan pengaman (safety stock) pisang yang seharusnya dilakukan oleh Perusahaan Suka Senang. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Februari 2018. Data yang digunakan adalah data sekunder tahun 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis pengendalian persediaan bahan baku dengan metode Economic Order Quantity, Reorder Point, Safety Stock dan Total Inventory Cost. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kuantitas pembelian bahan baku setiap periode yang ekonomis yaitu 614,95 kilogram, frekuensi pembelian bahan baku ekonomis sebanyak 83 kali dalam satu tahun, dan safety stock sebesar 323,06 kilogram. Apabila perusahaan menggunakan perhitungan EOQ, perusahaan dapat menghemat biaya persediaan bahan baku sebesar Rp4.272.584.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Suka senang fried-dried bananas company is a company that produce fried-dried bananas in Ciamis Regency that has not bought raw material economically. The objective of this study are (1) Knowing quantity of ordering raw material economically that should be done by suka senang fried-dried banana company, (2) determining frequency of raw materials buying by suka senang fried dried bananas, (3) determining quantity safety stock of bananas that should be done by suka senang company. The data retrival was carried out from January to February 2018. Data used secondary data year 2017. This study used case study methode. The analyses methode used Reorder Point, Safety Stock, and Total Inventory Cost. The results of this study were the average quantity of economically raw material buying every period is 614,95 kilogram, the frequences of economically raw material buying is 83 times in a year, and safety stock is 323,06 kilogram. If company used EOQ methode, the company could save cost of raw materials stock Rp4.272.584.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save