Home
Login.
Artikelilmiahs
22651
Update
BEKTI ATIKA
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Urin Kelinci Dan Limbah Air Cucian Beras Terhadap Pertumbuhan dan Hasil tanaman Seledri (Apium graviolens L)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui pengaruh dosis pupuk organik cair urin kelinci dan berapa dosis yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman seledri yang maksimal; 2) mengetahui pengaruh konsentrasi limbah air cucian beras dan berapa konsentrasi yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil tanaman seledri yang maksimal; 3) mengetahui pengaruh interaksi antara dosis pupuk organik cair urin kelinci dan konsentrasi limbah air cucian beras terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman seledri dan kombinasi perlakuan mana yang terbaik. Penelitian ini dilaksanakan di screen house Desa Melung, Kecamatan Kedung Banteng, Kabupaten Banyumas mulai Januari 2018 hingga April 2018. Rancangan penelitian menggunakan metode rancangan acak kelompok dengan 2 faktor : (1) dosis pupuk organik cair urin kelinci dengan 4 taraf perlakuan; kontrol, 100 ml/polybag, 200 ml/polybag, 300 ml/polybag, dan (2) konsentrasi limbah air cucian beras dengan 4 taraf; kontrol, 10 ml/l, 20 ml/l, 30 ml/l. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah batang, bobot tajuk segar, bobot akar segar, bobot tajuk kering, bobot akar kering, panjang akar tertinggi, warna daun dan indek panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pupuk organik cair urin kelinci mampu meningkatkan jumlah daun tanaman seledri. Dosis optimum pupuk dicapai pada 141,62 ml/polybag dengan jumlah daun maksimum sebanyak 42,88 helai per rumpun, (2) pupuk organik cair limbah air cucian beras dapat meningkatkan jumlah batang tanaman seledri. Konsentrasi pupuk organik cair limbah air cucian beras yang optimum pada 26,37 ml/liter air dengan jumlah batang sebanyak 13 batang per rumpun (3) tidak terjadi interaksi antara dosis pupuk organik cair urin kelinci dan konsentrasi limbah air cucian beras terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman seledri.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research aimed to : 1) to know the right dosage of liquid organic fertilizer urine rabbit that effected on growth and yield of celery plant, 2) to know the concentration of waste of rice wash water to growth and yield of celery plant, 3) to know the effext of interaction between dosage of liquid organic fertilizer urine rabbit and concetration waste of rice wash water to growth and yield of celery plant and which the right combination of treatments. The research was conducted at Screen house of Melung Village, Kedung Banteng Sub-district, Banyumas Regency from January 2018 until April 2018. The research used a randomized complete block design with 2 factors : (1) dose of liquid organic fertilizer urine rabbit with 4 levels are; control, 100 ml/polybag, 200 ml/ polybag, 300 ml/polybag, and (2) concentration waste of rice wash water with 4 levels; control, 10 ml/l, 20 ml/l, 30 ml/l. The Observation variables included plant height, number of leaves, number of stems, fresh weight of canopy, fresh root weight, canopy dry weight, root dry weight, root length, leaf color and harvest index. The results are : (1) dose of organic fertilizer urine of rabbit urine at 141,62 ml/polybag able to increase numbers of leaves of celery plant as much as 42,88 leaves, (2) the liquid organic fertilizer waste of rice water can increase the number of stems of celery plants. The optimum concentration of liquid organic fertilizer of rice wash waste water is 26,37 ml/l that able to increase the maximum number of stems as much 13 stems per hill,(3) there is no interaction between liquid organic fertilizer urine rabbit and waste of rice wash water to growth and yield of celery.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save