Home
Login.
Artikelilmiahs
22544
Update
NADIA RAHMADITA PUTRI
NIM
Judul Artikel
PERAN DINAS SOSIAL DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN BANYUMAS DALAM PENANGANAN PENGEMIS GELANDANGAN DAN ORANG TERLANTAR
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahuiperan Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaen Banyumas dalam Penanganan Pengemis Gelandangan dan Orang Terlantar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Lokasi penelitian ini berada di Kantor Dinas Sosial dan Pemberdayan Masyarakat dan Desa Kabupaten Banyums Kabupaten Banyumas dengan sasaran penelitian yaitu Pegawai Dinas Sosial dan PGOTdi Kabupaten Banyumas. Teknik pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Banyumas dalam penananan penemis gelandangan dan orang terlantar terdapat pada aspek entrepreneur, koordinasi, fasilitasi dan stimulasi.Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Banyumas masih harus meningkatkan perannya karena masih terdapat kelemahan dalam aspek entrepreneur,koordinasi dan stimulasi, sedangkan dalam aspek fasilitasi Dinsospermasdes sudah memberikan secara optimal dibuktikan dengan memberikan peralatan pelatihan keterampilan untuk PGOT. Aspek entrepreneur kelemahannya Kabupaten Banyumas belum memiliki tempat rehabilitasi sosial, Aspek koordinasi masih kurangnya sumber daya manusia yang dimiliki sehingga dalam pelayanan dan rehabilitasi sosial kurang terawasi. Aspek Stimulasi sudah dilakukan sosialisasi, namun masih belum sesuai dengan yang diharapkan masyarakat yang menginginkan terwujudnya lingkungan yang bebas dari PGOT. Berdasarkan kesimpulan untuk memperbaiki peran pada Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Banyumas, maka diperoleh implikasi dari penelitian ini Kabupaten Banyumas melakukan pembenahan dan membuat ide baru untuk mendirikan panti rehabilitasi sosial. Koordinasi perlu ditingkatkan lagi sumberdaya manusianya lagi dengan menjalin kerjasama antar instansi lain sehingga pengawasan terhadap keberadaan PGOT dapat ditingkatkan. Sosialisasi kepada masyarakat harus ditingkatkan melalui media cetak dan elektronik.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The study aims to know the role of Social Service and Community Empowerment Departement of Banyumas regency in Handling PGOT. The research method used is qualitative research methods. This research was conducted at Social Service and Community Empowerment Departement of Banyumas Regency with the employees and the PGOT itself as the research target. The informant selection technique used on the research is snowball sampling and purposive sampling. The research indicates that the role of Social Service and Community Empowerment Departement o Banyumas regency in handling is in the aspect of entrepreneur, coordination, facilitation and stimulation. They still have to increase their responsibilty due to some weaknesses found in entrepreneur, coordination and stimulation aspect, while in the facilitation aspect has proved optimally with affording skill training tools or PGOT. The entrepreneur weaknesses found is they still dont have social rehabilitaion center, while the coordination aspect is still lack o human resources so the service and the social rehabilitation is less supervised. Stimulation aspect has been done in socalization, but still not accordance with the people expectation.Based on the conclusion, this study implicates that Social Service Departemen of Banyumas regency must reform and make some new ideas to establish the social rehabilitation. Coordination needs to be improved for the supervisory resources. Thus, public socialization should be enhances through media.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save