Home
Login.
Artikelilmiahs
22452
Update
RIZKI OFIANI
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Faktor Keluarga terhadap Perilaku Seksual Berisiko pada Remaja di Kampung Sri Rahayu Purwokerto
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Perilaku seksual berisiko pada remaja salah satunya dipengaruhi oleh faktor keluarga yang dapat mengakibatkan aborsi, hamil diluar nikah dan penyakit menular seksual. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa sebanyak 15% remaja di Kampung Sri Rahayu memiliki perilaku seksual berisiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor keluarga terhadap perilaku seksual berisiko pada remaja di Kampung Sri Rahayu Purwokerto. Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian adalah remaja usia 10-19 tahun di Kampung Sri Rahayu Purwokerto sebanyak 47 remaja. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan chi square dan regresi logistik. Hasil Penelitian: Hasil analisis bivariat menunjukkan variabel yang berhubungan dengan p < 0,05 yaitu pola asuh orang tua (0,002) dan keharmonisan keluarga (0,002), sedangkan variabel pola komunikasi tidak berhubungan dengan perilaku seksual berisiko (0,728). Faktor dominan yang berhubungan dengan perilaku seksual berisiko adalah keharmonisan keluarga. Kesimpulan: Semakin tidak harmonis keluarga yang dimiliki oleh remaja, maka semakin tinggi remaja berperilaku seksual berisiko (Exp B = 14,052).
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Risk sexual behavior among adolescent which caused by family factors can lead to abortion, unmarried pregnancy and sexual transmitted diseases. The result of preliminary study shows that as many as 15% adolescent in Kampung Sri Rahayu Purwokerto have risk sexual behavior. This study aims to determine the influence of family factors on risk sexual behavior among adolescent in Kampung Sri Rahayu Purwokerto. Methods: This study was correlational with cross-sectional and quantitative method. The subjects were adolescent aged 10-19 years old in Kampung Sri Rahayu Purwokerto were amount 47 adolescent. Data analysis were Chi Square and Logistic Regression. Results: Bivariate analysis showed that there were significant correlations between parenting (p = 0,002) and harmony in family (p = 0,002) with risk sexual behavior but no significant correlation between communication patterns with risk sexual behavior (p = 0,728). Multivariate analysis showed the most impacted factor was harmony in family. Conclusion: The less harmonious families, the higher adolescent to have risk sexual behavior (Exp B = 14,052).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save