Home
Login.
Artikelilmiahs
22373
Update
AHMAD IKHWANUL MUSTOFA
NIM
Judul Artikel
PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN PEMBAWA DAN DOSIS EKSTRAK BUNGA WARU (Hibiscus tiliaceus) TERHADAP KECERNAAN PROTEIN DAN NERACA NITROGEN DOMBA LOKAL
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian bertujuan mengkaji pengaruh interaksi antara bahan pembawa dengan dosis ekstra bunga waru terhadap kecernaan protein dan neraca nitrogen domba lokal. Materi yang digunakan dalam penelitian adalah dua puluh empat ekor domba jantan jenis ekor gemuk yang berumur seragam dua tahun. Pemberian pakan berupa jerami padi amoniasi dan konsentrat. Metode penelitian dilakukan dengan metode eksperimen secara in vivo dan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial enam perlakuan dengan empat kali ulangan. Variabel yang diukur adalah kecernaan protein dan neraca nitrogen domba lokal. Terdapat dua factor yang digunakan dalam penelitian. Faktor pertama adalah jenis bahan pembawa ekstrak bunga waru yaitu dedak padi (DP) dan ampas tahu (AT) dan Faktor kedua adalah dosis ekstrak bunga waru (W0, W1 dan W2). Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada pengaruh (P>0.05) bahan pembawa, dosis dan interaksi terhadap kecernaan protein dan neraca nitrogen domba lokal, Namun terdapat kecenderungan (P=0.07) peningkatan kecernaan protein pada dosis ekstrak 100 ppm dengan bahan pembawa dedak padi. Kesimpulan penelitian ini adalah dedak padi dan 100 ppm ekstrak bunga waru merupakan bahan pembawa dan dosis terbaik ditinjau dari kecernaan protein domba lokal.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research was aimed to determine the effect of carrier and dosages Hibiscus tiliaceus Flower extract interaction on protein digestibility and the local sheep nitrogen balance. The material used in the study was twenty four local sheep age of two years. Feeding form was straw and concentrate. The research method was vivo experimental method and using Completely Randomized Design (RAL) with the factorial pattern of six treatments with four replications. The variables measured were protein digestibility and local sheep nitrogen balance. There are two factors used in the study. The first factor waru flower carrier type Rice Brain (DP) and tofu by-product (AT), the second factor was the dosages of waru flower extract (W0, W1 and W2). The results showed that there was no effect (P> 0.05) of carrier, dose and interaction of protein digestibility and local sheep nitrogen balance, but there was a tendency (P = 0.07) to increase the protein digestibility on doseses 100 ppm in rice bran carbide. The conclusion of this research was rice bran and 100 ppm waru flower extract is the best carrier and dosage material in terms of protein digestibility local sheep.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save