Home
Login.
Artikelilmiahs
22365
Update
TAUFIQ AJI DWIPRATAMA
NIM
Judul Artikel
GEOLOGI DAN STUDI GRANIT TERHADAP MINERALISASI TIMAH DAERAH PERMIS DAN SEKITARNYA, PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Daerah penelitian berada di daerah Permis dan sekitarnya, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka yang meliputi wilayah darat dan laut. Penelitian dilakukan untuk mengetahui kondisi geologi, karakteristik granit, alterasi dan mineralisasi batuan permukaan dan basement, dan sebaran urat pada daerah penelitian. Metode penelitian dilakukan melaui survei pendahuluan, pemetaan geologi, pengeboran counterflush bawah permukaan, analisis struktur geologi, petrografi, XRF, ASD, dan Mineragrafi. Morfologi daerah penelitian meliputi Satuan Perbukitan Struktural Intrusi (S11), Satuan Dataran Denudasional (D1), Satuan Dataran Pantai (M3) dan Satuan Dataran Fluvial (F4). Litologi penyusun terdiri atas batupasir kuarsa, granit dan endapan lempung, lumpur, pasir. Granit pada daerah penelitian menunjukkan alkali granit, bersifat peraluminous hingga metaluminous menurut diagram ASI (Alumina Saturation Index), termasuk dalam granit tipe S dan magma asal termasuk seri shosonitik. Granit ini diperkirakan bagian Main Range Granit sebagai sumber pembawa endapan timah placer di darat maupun di laut sebagai endapan kaksa. Zonasi alterasi pada daerah penelitian dibagi menjadi 2 yaitu zonasi serisit ± klorit ± kuarsa ± illit/smektit ± muskovit dan zonasi kaolin ± illit ± smektit ± kuarsa ± muskovit. Tahap greisenisasi dimulai pada late magmatik yang dilanjutkan tahap post magmatik menyebabkan pengayaan kuarsa dan muskovit (greisenisasi) yang diikuti oleh silisifikasi, albitisasi II, dan mikroklinisasi II. Mineral bijih yang berkembang berupa kasiterit, pirit, zirkon dan rutil. Mineralisasi pada urat dikontrol oleh struktur geologi dengan arah orientasi NW-SE dengan pengisi tourmaline, kuarsa dan kaolin. Sistem endapan mineral diperkirakan merupakan sistem endapan greisen
Abtrak (Bhs. Inggris)
The study area is locate at Permis and surrounding region, South Bangka District, Bangka Belitung Island Province including the land and sea area. The study is use to know the geology conditions, granite characteristics, alteration and mineralization, alteration and mineralization surface and basement rocks, vein distribution in area of study. The study methods which is use at initial survey such as geological mapping, subsurface counterflush drilling, geological structure, petrography, XRF, ASD, and mineragraphy analysis. Morphology of study area includes Intrusion Structural Hill Unit (S11), Denudational Plain Unit (D1), Marine Plain Unit (M3), Fluvial Plain Unit (F4). Litology composed of quartz sandstone, granite and sand, mud, clay deposits. Granite at study area shows alkali granite, based on ASI (Alumina Saturation Index) diagram, peraluminous to metaluminous property, it is include as S type granite and the magma source include shosonitic series. The granite is assum to be a part of the Main Range Granite as bearing of tin placer deposits which is deposited in the land or in the sea as a kaksa. Alteration which develop in the study area can be divided into 2 which are sericite ± chlorite ± quartz ± illite/smectite ± muscovite zone and kaoline ± illite ± smectite ± quartz ± muscovite zone. Greisenization phase started at late magmatic continued post magmatic causing quartz and muscovite enrichment (greisenization) which followed by silicification, albitisation II and microclinisation II. Ore Minerals which develop are cassiterite, pyrite, zircon and rutile. Mineralization in vein controlled by geology structure with NW-SE orientation. Mineral deposit system assumed as greisen deposit system.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save