Home
Login.
Artikelilmiahs
22338
Update
PUTRI EKANINGTYAS
NIM
Judul Artikel
PENGGUNAAN PERASAN BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) UNTUK TEAT DIPPING TERHADAP WAKTU REDUKTASE DAN DERAJAT KEASAMAN SUSU KAMBING
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase penggunaan perasan buah mengkudu yang optimal untuk teat dipping terhadap waktu reduktase dan derajat keasaman susu kambing. Penelitian dilaksanakan di “Tasripin Farm”, Kelurahan Debong Tengah, Kota Tegal dan Laboratorium Produksi Ternak Perah Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto dengan menggunakan metode experimental. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap. Perlakuan konsentrasi perasan buah mengkudu yang digunakan yaitu : P0 = kontrol, P1 = perasan buah mengkudu 30%, P2 = perasan buah mengkudu 40%, P3 = perasan buah mengkudu 50%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan perasan buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) untuk teat dipping pada kambing perah tidak berpengaruh nyata ( P > 0,05 ) terhadap waktu reduktase maupun derajat keasaman susu. Rataan nilai waktu reduktase P0, P1, P2, dan P3 masing-masing 17, 58 jam; 18,25 jam; 15,5 jam; dan 16 jam. Rataan nilai derajat keasaman susu P0, P1, P2, dan P3 masing-masing 11,95 oSH; 11,5 oSH; 10,35 oSH; dan 11,81 oSH. Kesimpulan yang diperoleh yaitu penggunaan perasan buah mengkudu untuk teat dipping pada kambing perah sampai dengan konsentrasi 50% tidak memberikan efek yang berbeda terhadap waktu reduktase maupun derajat keasaman susu.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The purpose of this research was to determine the optimal percentage using Morinda extract for teat dipping on reductase time and test degree acid of dairy goat’s milk. The study was carried out in Taspirin Farm, Central Debong, South Tegal, Tegal Regency and Laboratory of Dairy Milk, Animal Science Faculty of Universitas Jenderal Soedirman. The experimental design used was completely randomized design. The treatment used chemical teat dipping (P0) as a control, Morinda extract concentration of 30% (P1), 40% (P2), and 50% (P3). The results showed that Morinda extract for teat dipping was not significantly different on reductase time and milk’s degree acid (P > 0.05). The average of reductase time for P0, P1, P2, P3 were 17.58 hours; 18.25 hours; 15.5 hours and 16 hours; average of degrees acid were 11.95 °SH; 11.5 °SH; 10.35 °SH; and 11.81 °SH. It was concluded that using morinda extract for teat dipping concentration 50 % did not influence reductase time and degree acid of dairy goat’s milk.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save