Home
Login.
Artikelilmiahs
22230
Update
TAUFIK YADHIKA RAHMAT
NIM
Judul Artikel
A Semiotic Analysis of Longing Feeling in Mansyur’s Poetry Book, There Is No New York Today
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanda-tanda yang ditemukan pada buku There is No New York Today karya M. Aan Mansyur dan menjelaskan jenis-jenis perasaan rindu yang tercermin dari tanda-tanda tersebut. Bidang penelitian ini adalah semiotika yang merupakan kajian tentang sistem tanda untuk mengetahui bagaimana tanda-tanda berhubungan satu sama lain dalam merepresentasikan makna tertentu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam menganalisis data penelitian, yaitu 68 tanda yang terdiri dari kata, frasa, klausa, dan kalimat yang mencerminkan perasaan rindu pada 31 puisi. Hasil dari penelitian ini adalah pertama, tanda-tanda yang ditemukan dan digunakan untuk menggambarkan perasaan rindu adalah 68 tanda dari 31 puisi yang terdiri dari 13 kata, 14 frasa, 25 klausa, dan 16 kalimat. Tanda-tanda itu dapat diketahui melalui proses semiosis Pierce yang terdiri atas representamen, object, dan proses semiosis yang membuat sebuah hubungan kausal. Selanjutnya, hubungan kausal dari proses semiosis menciptakan sebuah makna baru dari tanda berdasarkan konteks puisi yang disebut interpretant. Selain itu, tanda-tanda tersebut kebanyakan digambarkan melalui citraan visual. Kedua, data menunjukkan bahwa Mansyur menggambarkan Rangga melalui perasaan kerinduannya ke dalam 31 unrealizable personal utopia, 40 feeling incompleteness, 56 symbolic richness, 40 ambivalent emotion, 5 tritime focus, dan 4 reflective and evaluative process. Jenis kerinduan yang paling dominan ditunjukkan adalah symbolic richness karena berdasarkan konteks, Mansyur menggambarkan Rangga sebagai seorang lelaki introvert yang cenderung mengekspresikan perasaan terpendamnya atau perasaan rindunya kepada Cinta, keluarganya, impiannya, dan tujuannya melalui puisi. Hal ini kaya makna simbolis yang mewakili kenangan, motif, dan kebutuhan yang penting. Selain itu, jenis-jenis perasaan rindu tersebut tidak hanya menunjukkan tentang kerinduan terhadap sesuatu atau seseorang, perasaan-perasaan rindu tersebut juga menunjukan tentang hasrat hidup yang sempurna dan emosi ambivalen ketika menginginkan hidup yang sempurna.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research aims to find out the signs found in Mansyur’s There Is No New York Today and to explain kinds of longing feelings reflected by those signs. The field of this research is semiotics which is the study of sign system to know how the signs are correlated each other in revealing certain meaning. This research uses descriptive qualitative method in analyzing the data of the research which are 68 signs through words, phrases, clauses, and sentences which reflected the longing feelings in 31 poems. The result of this research are first, the signs found that used to describe longing feeling are 68 signs from 31 poems which consist of 13 words, 14 phrases, 25 clauses, and 16 sentences. Those signs can be known through Pierce’s semiosis process in which the representamen and the object of the semiosis process make a causal relation. Furthermore, the causal relation from the semiosis process creates a new meaning from the sign based on the context of the poem. It is called interpretant. Moreover, those signs are mostly describe through the visual imagery. Second, the data show that Mansyur depicts Rangga through his longing feelings which are realized into 31 unrealizable personal utopia, 40 feeling incompleteness, 56 symbolic richness, 40 ambivalent emotion, 5 tritime focus, and 4 reflective and evaluative process. Symbolic richness is mostly shown because based on the context Mansyur depicts Rangga as introverted man who tends to express his pent-up feeling or his longing feeling to Cinta, his family, his dreams, and his goals through the poems. It is rich in symbolic meaning that represents important memories, motives, and needs. Moreover, those kinds of longing feelings do not only show about missing someone or something, those are also about desire of perfect life and ambivalent emotion that appears when someone desires about the perfect life.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save