Home
Login.
Artikelilmiahs
22111
Update
FAISAL RACHMAN JANUAR
NIM
Judul Artikel
PERAN MEDIA TELEVISI NASIONAL SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN TINDAK PIDANA NARKOTIKA DI INDONESIA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Media massa adalah sebagai media komunikasi yang sangat strategis untuk memberikan informasi dan peristiwa hukum karena memiliki cakupan wilayah yang luas. Dalam politik kriminal, peran media massa sebagai upaya non-penal menjadi penting karena dapat mempengaruhi budaya masyarakat selain pencegahan tanpa hukuman dan sistem peradilan pidana. Media massa khususnya televisi, memiliki keistimewaan dengan tersedianya informasi secara audio dan visual dan memiliki jumlah penonton lebih besar dibandingkan dengan media lainnya seperti radio, koran, majalah, dan tabloid. Permasalahan yang akan dibahas adalah bagaimana peran media televisi dalam pencegahan tindak pidana narkotika di Indonesia dan apa yang menjadi penghambat dalam pemanfaatan media televisi dalam melakukan pencegahan tindak pidana narkotika. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan analitis. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data yang diperoleh disajikan secara deskriptif dalam bentuk uraian yang disusun secara sistematis dan logis. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa peran yuridis Media Televisi Nasional Sebagai Upaya Pencegahan Tindak Pidana Narkotika di Indonesia adalah dengan melakukan pembatasan terhadap penayangan unsur-unsur penyalahgunaan narkotika kecuali untuk edukasi pencegahan dan rehabilitasi serta keterbatasan peraturan dan fungsi monitoring dan evaluasi menjadikan peran media bersifat pasif.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Mass media is a communication medium that is very strategic to provide information and legal events because it has a wide area coverage. In criminal policy, the role of the mass media as a non-penal effort is important because it can affect the culture of society other than prevention without punishment and the criminal justice system.Mass media especially television has the privilege of providing audio and visual information and has a larger audience than other media such as radio, newspapers, magazines and tabloids.The problem to be discussed is how the role of television media in the prevention of narcotics crime in Indonesia and what is a barrier in the utilization of television media to carry out prevention functions of narcotic crime. This research uses normative juridical research method with approach of legislation and analytical approach. Source of data used in this research is secondary data. The data obtained are presented descriptively in the form of a systematic and logical description. Based on the results of the study showed that the role of juridical Media national television as a Narcotics Crime prevention efforts in Indonesia is to do the restriction against the showing of the elements of abuse of narcotics except for preventive education and rehabilitation as well, the limitations of the rules and functioning of the monitoring and evaluation made the role of the medias television are passive to conduct education for prevention narcotics abuse in Indonesia.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save