Home
Login.
Artikelilmiahs
22022
Update
ELVIRA PRATIWI
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN LINGKAR KEPALA PRA TINDAKAN DAN FUNGSI MOTORIK KASAR PADA ANAK DENGAN HIDROSEFALUS PASCA TINDAKAN VENTRICULOPERITONEAL SHUNT (VP SHUNT) Studi dilakukan di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Hidrosefalus merupakan salah satu penyebab penting kasus morbiditas dan mortalitas pada anak. Data rekam medis menunjukkan pasien rawat inap hidrosefalus usia 0-5 tahun di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo meningkat secara signifikan. Salah satu tanda yang paling sering dijumpai adalah peningkatan ukuran lingkar kepala secara progresif yang melewati kurva persentil. Kemampuan kepala untuk membesar dalam mengatasi tekanan intrakranial yang meningkat mempengaruhi gejala kelainan neurologis yang muncul salah satunya fungsi motorik. Tujuan : Mengetahui hubungan lingkar kepala pra tindakan dan fungsi motorik kasar pada anak dengan hidrosefalus pasca tindakan VP Shunt di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian sebanyak sembilan orang, terbagi dalam dua kelompok yaitu lingkar kepala >+2SD (n=5) dan ≤+2SD (n=4). Data lingkar kepala didapatkan dari data rekam medis. Data fungsi motorik kasar diukur dengan pemeriksaan Denver II. Hubungan lingkar kepala pra tindakan dan fungsi motorik kasar dianalisis menggunakan uji fisher exact. Hasil: Hasil uji fisher exact bernilai p = 0,278 menunjukkan hubungan yang tidak signifikan secara statistik (p>0,05) antara lingkar kepala pra tindakan dan fungsi motorik kasar. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara lingkar kepala pra tindakan dan fungsi motorik kasar pada anak dengan hidrosefalus pasca tindakan Ventriculoperitoneal Shunt (VP Shunt) di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Hydrocephalus is an important cause of morbidity and mortality in children. The medical record data show hospitalized patients with hydrocephalus aged 0 to 5 years in Prof. Dr. Margono Soekarjo Regional Public Hospital has increased significantly. One of the most common sign is a gradual increase in the head circumference that exceeds the percentile curve. The expanding ability of the head to overcome increasing intracranial pressure affects the symptoms of neurological abnormalities that arise, one of which is motor function. Objective: To determine relationship between pre treatment head circumference and gross motor development in post Ventriculoperitoneal shunt (VP shunt) hydrocephalic children at Prof. Dr. Margono Soekarjo Regional Public Hospital. Methods: This research is an observational analytical study with a cross sectional approach. Total research subjects were nine, divided into two groups: head circumference >+2SD (n = 5) and ≤ + 2SD (n = 4). Head circumference data was obtained from the medical record data. Gross motor development data was obtained by the Denver II examination. Association between head circumference and gross motor development was analyzed using the exact fisher test. Results: Exact Fisher’s result was p=0.278, show a statistically insignificant (p> 0.05) relationship between head circumference and gross motor development. Conclusion: There is no relationship between pre treatment head circumference and gross motor development in post Ventriculoperitoneal shunt (VP shunt) hydrocephalic children.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save