Home
Login.
Artikelilmiahs
21984
Update
SATWIKA DIRA OKTAVIAN
NIM
Judul Artikel
Kajian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Pada Masyarakat Desa Ujung Alang Kecamatan Kampung Laut Kabupaten Cilacap.
Abstrak (Bhs. Indonesia)
RINGKASAN Kampung Laut merupakan sebutan untuk sekumpulan daratan berpenghuni yang berada di Segara Anakan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Merupakan suatu kecamatan yang terdiri dari 4 desa yakni Ujung Alang, Ujung Gagak, Klaces dan Panikel yang masing-masing terpisah oleh perairan Segara Anakan. Segara Anakan merupakan sebuah laguna air payau yang memisahkan Pulau Nusakambangan di sebelah Selatan dan Pulau Jawa di sebelah Utara. Letaknya cukup terpencil dan dapat di tempuh melalui jalur darat dan jalur laut. Jika ditarik garis lurus, jarak Kecamatan Kampung Laut ke pusat kota Cilacap kurang lebih hanya 15 kilometer. Karena letak geografis yang cenderung terisolir, jarak tersebut dapat ditempuh dalam kurun waktu 2 jam melalui jalur laut (Pelabuhan Sleko, Cilacap menuju ke Dermaga Motean, Desa Ujung Alang Kecamatan Kampung Laut). Penelitian ini difokuskan kepada upaya pemenuhan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) pada masyarakat Desa Ujung Alang Kecamatan Kampung Laut Kabupaten Cilacap. Segala keterbatasan dan keunikan geografis, pola kebiasaan dan pengetahuan masyarakat Desa Ujung Alang seputar kesehatan akan ditelaah lebih jauh oleh peneliti. Dalam PHBS terdapat 10 poin utama yang harus dipenuhi oleh suatu masyarakat dan atau dalam lingkup lebih sempit adalah tatanan rumah tangga. Selanjutnya, dari 10 poin PHBS peneliti akan berusaha fokus ke 2 poin PHBS yakni penggunaan air bersih dan jamban sehat. Sebagai wilayah dataran rendah di tengah laguna air payau, air bersih merupakan sesuatu yang bernilai dan sulit diperoleh di Kampung Laut, tak terkecuali Desa Ujung Alang. Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat Desa Ujung Alang memiliki pola kebiasaan yang berbeda satu sama lain dalam pemenuhan kebutuhan air bersih di rumah tangga mereka. Selain itu, sebagian besar masyarakat Desa Ujung Alang masih memanfaatkan air tadah hujan untuk keperluan sehari-hari. Hal tersebut tentunya merupakan suatu keunikan tersendiri jika dibandingkan dengan daerah lain. Penggunaan jamban sehat, masalah sanitasi dan pembuangan sampah juga menjadi hal krusial. Masyarakat Desa Ujung Alang terutama yang berusia lanjut memiliki kebiasaan Buang Air Besar (BAB) di jamban tradisional yang oleh masyarakat Kampung Laut disebut dengan WC Cemplung. Meskipun mayoritas masyarakat Desa Ujung Alang memiliki jamban konvensional yang memenuhi standar PHBS di rumahnya, kebiasaan BAB di WC Cemplung sampai sekarang masih tetap ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seiring meningkatnya pengetahuan masyarakat Desa Ujung Alang seputar kesehatan dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakatnya, kebiasaan BAB di WC Cemplung sudah mulai ditinggalkan. Selain itu, pemenuhan kebutuhan air bersih sebagai salah satu kebutuhan primer makhluk hidup sudah tidak lagi menjadi masalah serius yang butuh mendapat perhatian lebih. Hanya saja, tetap ada pola kebiasaan terkait sanitasi yang masih berlanjut hingga sekarang yakni masalah sampah dan konsumsi air tadah hujan yang belum sesuai standar PHBS dan kebiasaan msyarakat usia lanjut yang BAB di WC Cemplung yang tidak sesuai standar PHBS. Kata kunci: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), air bersih, sanitasi, jamban sehat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
SUMMARY Kampung Laut is the mentioned of some lands inhabited in Segara Anakan Cilacap District, Central Java. It’s a Sub-District consists of 4 village Ujung Alang, Ujung Gagak, Klaces and Panikel each separates by Segara Anakan waters. Segara Anakan is brackish water lagoon that separates Nusakambangan island in South and Java Island in the North. The location is quiete remote and can be reached by landline and sealine. If drag a straight line, the distance between Kampung Laut to Cilacap City Center just take more or less 15 kilometers. Because the location is tend isolated enough, that distance can be beaten in 2 hours through the sealine. (Sleko Port, Cilacap to Motean Port, Ujung Alang Village, Kampung Laut Sub-District). This research is focused to PHBS (clean and healthy life behavior) fulfillment efforts in the society of Ujung Alang Village, Kampung Laut Sub-District, Cilacap District. All geographical limitations and uniqueness, customs and knowledge of Ujung Alang village communities about health will further explored by researcher. There are 10 main points in PHBS that must be fulfilled by society and or within a narrower scope is the order of the household. Furthermore, from 10 PHBS points researcher will try to focus on 2 PHBS points that are the use of clean water and healthy latrines. As a lowland area in the middle of a brackish water lagoon, clean water is something of value and defficult to obtain in Kampung Laut Sub-district not least in the Ujung Alang village. In daily life, Ujung Alang’s society have different habitual action of each other in the fulfillment of clean water needs in their households. Furthermore, most of Ujung Alang’s society still using rainfed water for daily use in their households. It is certainly an uniqueness when compared with other regions. Healthy latrines usage, sanitation issues and disposal waste are crucial thing too. Ujung Alang’s village society especially the elderly people have a habit of defecation (BAB) in traditional latrines that Kampung Laut’s society called WC Cemplung. Althogh the majority of the Ujung Alang village have a conventional latrine that conform with PHBS standard in their houses, the habit of defecating on WC Cemplung still exist until now Research results show that along with Ujung Alang society’s knowledge of health improves and improvement of economic prosperity, the habitual of defecating on WC Cemplung has started to be abandoned. Furthermore, fulfillment of clean water needs as one of living things primary needs is no longer a serious problem that needs more attention. It is just still a habitual pattern about sanitation that still exists today is the problem of disposal waste and rainfed water consumption which is not as PHBS standard and defecation habits of elderly on WC Cemplung that not match with PHBS standard. Keywords: clean and healthy life behavior, clean water, sanitation, healthy latrines
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save