Home
Login.
Artikelilmiahs
21936
Update
INTAN NABILA FATIN
NIM
Judul Artikel
Karakter Anatomi Daun dan Kandungan Klorofil Kedelai [Glycine max (L.) Merr.] Kultivar Grobogan Akibat Cekaman Salinitas Di Pesisir Pantai Sodong, Cilacap
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kedelai merupakan tanaman herba yang dapat tumbuh pada beberapa kondisi lingkungan ekstrim. Kedelai kultivar Grobogan dapat tumbuh dalam keadaan cekaman salinitas. Tanah salin adalah tanah yang mengandung garam tinggi. Tanah salin menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman terhambat, sehingga dapat terjadi perubahan metabolisme di dalam sel. Penelitian ini bertujuan untuk 1). mengetahui karakter anatomi daun kedelai [Glycine max (L.) Merr.] kultivar Grobogan akibat cekaman salinitas di pantai Sodong Cilacap 2). mengetahui kandungan klorofil tanaman kultivar Grobogan akibat cekaman salinitas di pantai Sodong Cilacap. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu eksperimental dengan anova menggunakan uji t. Metode pembuatan preparat yang digunakan yaitu embedding untuk pembuatan preparat awetan, pembuatan preparat segar menggunakan kuteks bening dan spektrotofometer untuk perhitungan kandungan klorofil. Variabel bebas yang digunakan yaitu salinitas dan variabel terikat karakter anatomi dan kandungan klorofil. Parameter yang diamati meliputi tebal epidermis, kutikula, mesofil, rasio palisade, ukuran panjang dan lebar stoma, kerapatan stomata dan trikomata per mm2, serta kandungan klorofil. Data yang diperoleh dirata-rata dan dibandingkan untuk mengetahui pengaruh perbedaan perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salinitas 70 mmol meningkatkan ukuran tebal kutikula adaksial, tebal kutikula abaksial, rasio palisade, kerapatan trikoma epidermis adaksial, kandungan klorofil a, klorofil b, dan klorofil total daun. Salinitas 70 mmol juga menurunkan ukuran tebal mesofil, panjang stoma adaksial, dan lebar stoma abaksial daun kedelai kultivar Grobogan. Kata kunci: grobogan, karakter anatomi, kedelai, klorofil, salinitas.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Soybean is one of herbaceous plant that can grow in some extreme conditions. Grobogan soybean cultivar can grow in salinity stress condition. Salinesoil contains high level of salt. Salinesoil causes the plants grow and development become obstructed so there can be a metabolism alteration in the cells. The purpose of this research were 1) to find the anatomical characters of Grobogan soybean cultivar leaf [Glycine max (L.) Merr.] as a result from salinity stress in Sodong Cilacap 2) to find the chlorophyll content of Grobogan soybean cultivar leaf [G. max (L.) Merr.]. The research method was experimental with “independent sample t-test” anova. The slide preparation was the embedding and nonembedding methods. The spectrophotometry method for measuring chlorophyll a, b and total chlorophll content. The variable that used unbounding, bounding variable were anatomical character and chlorophyll levels. The soybean was planted in two different locations with different salinity level. The parameters observed were the epidermial thickness, cuticle, mesophyll, palisade ratio, stomata length and width, stomata and trichomata density per mm2, and chlorophyll content. The obtained data analyzed by “independent sample t-test” experiment to compare the average of different treatment effect. The salinity caused the adaksial cuticle thickness, abaksial cuticle thickness, palisade ratio, upper epidermal trichoma density, chlorophyll a, chlorophyll b, and chlorophyll total. The salinity stress decreased the mesophyll thickness, upper epidermal trichomata density, chlorophyll, upper epidermal stoma length, and lower epidermal stoma width the Grobogan soybean cultivar leaf [G. max (L.) Merr.]
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save