Home
Login.
Artikelilmiahs
21931
Update
SUTRI HANDAYANI
NIM
Judul Artikel
Distribusi Vertikal Plankton di Area Keramba Jaring Apung Waduk Wadaslintang Wonosobo
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Waduk Wadaslintang dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya perikanan menggunakan sistem keramba jaring apung (KJA). KJA yang terdapat di Waduk Wadaslintang terdiri dari KJA Aquafarm dan KJA Masyarakat. Aktifitas KJA di Waduk Wadaslintang mengakibatkan peningkatan bahan organik di perairan. Peningkatan bahan organik akan mempengaruhi keberadaan dan distribusi plankton yang dapat menggambarkan tingkat pencemaran di area KJA. Distribusi plankton pada perairan dipengaruhi oleh penetrasi cahaya. Penetrasi cahaya yang masuk ke perairan menyebabkan variasi komposisi dan kelimpahan plankton pada beberapa kedalaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan kelimpahan plankton pada berbagai kedalaman di KJA Aquafarm dan KJA Masyarakat Waduk Wadaslintang serta membandingkan tingkat pencemaran di KJA Aquafarm maupun KJA Masyarakat berdasarkan indeks keanekaragaman plankton. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan teknik pengambilan sampel secara stratified random sampling. Pengambilan sampel dilakukan secara vertikal pada dua lokasi yaitu KJA Aquafarm dan KJA Masyarakat dengan kedalaman pengamatan 0 m , 2,5 m, 5 m dan 10 m. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah kelimpahan plankton dan parameter fisik kimia air. Data jenis dan kelimpahan plankton dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Indeks keanekaragaman plankton dianalisis menggunakan indeks Shanon-Weiner untuk menentukan tingkat pencemaran. Jenis plankton pada berbagai kedalaman di KJA Aquafarm dan KJA Masyarakat terdiri dari 4 divisi fitoplankton (Chlorophyta, Chrysophyta, Cyanophyta, Pyrrophyta) dan 2 filum zooplankton (Arthropoda & Rotifera). Cyanophyta tidak ditemukan pada kedalaman 0-2,5 m di KJA Masyarakat, sedangkan di KJA Aquafarm Rotifera tidak terdapat di kedalaman 0 dan 10 m. Kelimpahan plankton pada berbagai kedalaman di KJA Aquafarm lebih tinggi dibandingkan KJA Masyarakat. Kelimpahan plankton tertinggi baik di KJA Aquafarm dan KJA Masyarakat terdapat di kedalaman 0 m. Kualitas perairan pada berbagai kedalaman di KJA Aquafarm lebih tercemar dibandingkan KJA Masyarakat. Kualitas air di KJA Aquafarm pada kedalaman 0-2,5 m lebih tercemar dari kedalaman 5-10 m. Sedangkan di KJA Masyarakat di permukaan (0 m) yang lebih tercemar dibandingkan kedalaman 2,5-10 m.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Wadaslintang reservoir used for culture of fish in floating net cages. The floating net cages consist of Aquafarm and Masyarakat net cages. The cages culture activities will increased organic material in reservoir. Organic matter will affect the presence and distribution of plankton so the presence of plankton can be used to describe the level of pollution in floating net cages area. The distribution of plankton in waters also affected by light penetration. Light penetration in waters causes the composition and abundance of plankton at some depth is quite varied. This study aimed to determinate species and abundance of plankton at various depths in Aquafarm and Masyarakat net cages and compare the water quality of floating net cages in Wadaslintang reservoir based on diversity index of plankton. This research used survey method with stratified random sampling technique. The water sample were taken vertically at 0 m, 2,5 m, 5 m, and 10 m in Aquafarm and Masyarakat net cages. The parameters measured are abundance of plankton and water quality. The abundant and composition of plankton in different depth were evaluated by descriptive analysis. Diversity of plankton was analyzed with Shanon-Weiner index and classified into water polluted levels. Plankton composition at various depths in Aquafarm and Masyarakat net cages consists of 4 divisions of phytoplankton (Chlorophyta, Chrysophyta, Cyanophyta, Pyrrophyta) and 2 phylum of zooplankton (Arthropoda & Rotifera). Cyanophyta is not found at a depth of 0-2,5 m in Masyarakat net cages, whereas in Aquafarm net cages Rotifera is not present at depth of 0 and 10 m. Plankton abundance at various depths was found to be higher in Aquafarm net cages with the highest abundance at a depth of 0 m. Based of plankton diversity index the quality of waters at various depths in Aquafarm net cages is more polluted than Masyarakat net cages. The water quality in Aquafarm net cages at a depth of 0-2,5 m is more polluted than depth of 5-10 m. While in Masyarakat net cages on surface (0 m) is more polluted than 2,5-10 m.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save