Home
Login.
Artikelilmiahs
21916
Update
CHINTYA RAMADHITA PRASTHARI
NIM
Judul Artikel
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI JUMLAH PENDUDUK MISKIN DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2011-2015
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kemiskinan didefinisikan sebagai kondisi anggota masyarakat yang tidak atau belum berpartisipasi dalam proses perubahan karena mereka kurang memiliki kemampuan, baik dalam kepemilikan faktor produksi dan kualitas faktor produksi yang memadai sehingga tidak mendapat manfaat dari proses pengembangan (Arsyad, 2004: 237). Provinsi Jawa Tengah masih menempati urutan kedua dengan jumlah penduduk miskin terbesar di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh PDRB, tingkat pengangguran, inflasi, indeks pembangunan manusia, dan laju pertumbuhan penduduk terhadap penduduk miskin di Jawa Tengah pada tahun 2011-2015, serta menganalisis faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap jumlah penduduk miskin. di Jawa Tengah pada tahun 2011-2015. Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data panel yang terdiri dari data cross section sebanyak 35 kabupaten / kota, dan data time series dari tahun 2011-2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Analisis regresi data panel dilakukan dengan menggunakan eviews dan didapat Fixed Effect Model. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial PDRB dan variabel inflasi memberikan pengaruh negatif yang signifikan terhadap jumlah penduduk miskin di Jawa Tengah, sedangkan variabel pengangguran terbuka dan tingkat pertumbuhan penduduk memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap jumlah penduduk miskin.Untuk variabel indeks pembangunan manusia secara parsial memberikan pengaruh yang tidak signifikan terhadap jumlah penduduk miskin di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2011 hingga 2015. Penelitian ini juga memberikan hasil bahwa bersama-sama variabel independen yang ada dalam penelitian ini memiliki pengaruh yang signifikan terhadap jumlah penduduk miskin di Jawa Tengah. . Untuk variabel yang paling berpengaruh melalui uji elastisitas diperoleh variabel independen PDRB adalah variabel yang paling berpengaruh.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Poverty is defined as a condition of community members who do not or have not participated in the process of change because they lack the ability, both in the possession of factors of production and the quality of production factors are adequate so as not to benefit from the development process (Arsyad, 2004: 237). Central Java Province still ranks second with the largest number of poor people in Indonesia. The purpose of this research is to analyze the influence of GRDP, unemployment, inflation, human development index, and population growth rate to the poor in Central Java in 2011-2015 , as well as analyzing the most influential factors on the number of poor people in Central Java in 2011-2015. In this study the data used is panel data consisted of cross section data as much as 35 districts / cities, and time series data from 2011-2015. This type of research is quantitative research. Regression analysis of panel data is done by using eviews and in can approach of Fixed Effect Model. Based on the result of research indicate that partially PDRB and inflation variable give significant negative effect to the number of poor people in Central Java, while open unemployment variable and population growth rate have a significant positive influence to the number of poor people. For the variable of human development index partially gives insignificant effect to the number of poor people in Central Java Province in 2011 until 2015. This research also gives result that together independent variable exist in this research have significant influence to the number of poor in Central Java. For the most influential variables through elasticity test obtained independent variables PDRB is the most influential variable.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save