Home
Login.
Artikelilmiahs
21885
Update
HARDIAN IMANSYAH PUTRA
NIM
Judul Artikel
KOMPARASI KARAKTERISTIK SUARA ANTARA INDIVIDU DAN AGREGASI LOBSTER HIJAU PASIR (Panulirus homarus) DALAM SKALA LABORATORIUM
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Krustasea merupakan hewan perairan yang memproduksi suara dengan karakteristik yang berbeda-beda. Suara tersebut merupakan sarana yang paling efektif dan efisien untuk berkomunikasi pada lingkungan perairan. Salah satu kelompok krustasea yang menghasilkan suara adalah lobster Panulirus homarus yang merupakan hewan yang memiliki tingkah laku hidup berkelompok. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis karakteristik suara pada lobster P. homarus, dan menganalisis perbedaan karakteristik suara pada lobster P. homarus saat individu dan agregasi. Penelititian ini menggunakan metode observasi dengan menggunakan sistem akustik pasif. Pengambilan data suara dilakukan pada lobster individu dan lobster agregasi dengan masing-masing dua kali pengulangan selama 24 jam. Lobster P. homarus menghasilkan tiga jenis karakteristik suara, yaitu suara squeak (frekuensi: 7742-7982 Hz, intensitas: (-25.2)-(-13.2) dB, dan durasi: 226-320 ms), slow rattle (frekuensi: 7719-8380 Hz, intensitas: (-24.6)-(-20.8) dB, dan durasi: 352-537 ms), dan popping (frekuensi: 7756-8141 Hz, intensitas: (-25.4)-(-20.4) dB, dan durasi: 130-190 ms). Hasil uji Wilcoxon menunjukan tidak adanya perbedaan nyata pada intensitas dan durasi suara lobster individu dan agregasi, baik pada pagi hari maupun malam hari. Namun frekuensi berbeda nyata pada saat pagi hari, sedangkan pada malam hari tidak berbeda nyata.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Crustaceans are aquatic animals that produce sounds with different characteristics. The sound is the most effective and efficient means to communicate in aquatic environments. One group of crustaceans that produce sound is the lobster Panulirus homarus which is an animal that has the behavior of living in groups. This study aimed to analyze the sound characteristics of P. homarus lobsters, and to analyze the differences in sound characteristics in solitary and aggregation P. homarus lobster. This research uses observation method using passive acoustic system. Sound data collection was performed on solitary lobsters and lobster aggregation with two repetitions each for 24 hours. Lobster P. homarus were produces three types of sound characteristics: squeak (frequency: 7742-7982 Hz, intensity: (-25.2)-(-13.2) dB, and duration: 226-320 ms) , slow rattle (frequency: 7719-8380 Hz, intensity: (-24.6)-(-20.8) dB, and duration: 352-537 ms), and popping (frequency: 7756-8141 Hz, intensity: (-25.4)-(-20.4) dB, and duration: 130-190 ms). Wilcoxon test results show that no significant difference in the intensity and duration of solitary lobster and aggregation lobster, both in the morning and at night. But the frequency looks a significant difference in the morning, while at night does not differ significantly.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save