Home
Login.
Artikelilmiahs
21878
Update
IDRIS
NIM
Judul Artikel
RYAN’S CHARACTER DEVELOPMENT AS CEREBRAL PALSY SUFFERER DEPICTED IN RYAN O’CONNELL’S I’M SPECIAL AND OTHER LIES WE TELL OURSELVES
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian yang berjudul “Perkembangan Karakter Ryan sebagai Penderita Cerebral Palsy dalam Karya Ryan O’Connell berjudul I’m Special and Other Lies We Tell Ourselves” ini bertujuan untuk menganalisa perkembangan si tokoh utama, Ryan, di dalam novel. Penelitian ini fokus kepada cerebral palsy yang dikenal sebagai neurological disorder yang mengganggu fungsi gerak anggota tubuh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam menganalisa data. Data utama dari penelitian ini diambil dari novel I’m Special and Other Lies We Tell Ourselves karya Ryan O’Connell. Data tersebut dianalisa menggunakan pendekatan psikologi sastra dan teroi perkembangan karakter Kohlberg. Terdapat empat langkah-langkah yang dibutuhkan untuk menjawab rumusan masalah. Langkah pertama yaitu mengumpulkan data-data dari novel, buku-buku tentang perkembangan karakter dan cerebral palsy, serta sumber-sumber pendukung lainnnya. Kedua, mengklasifikasi data berdasarkan rumusan masalah. Langkah ketiga yaitu menganalisa data. Langkah terakhir adalah menarik kesimpulan. Penelitiaan ini menemukan dua poin utama. Pada poin pertama, perkembangan karakter Ryan dikelompokan menjadi tiga tingkatan, yaitu: tingkat pra-konvensional, tingkat konventional, dan pasca-konvensional. Dalam tingkat pra-konvensional, cara Ryan berperilaku atas dasar untuk menghindari hukuman dan mengantisipasi penghargaan. Dalam tingkat konvensional, cara Ryan berperilaku atas dasar untuk mendapatkan pengakuan dari suatu kelompok dan mematuhi hukum dan norma social. Dalam tingkat pasca-konvensional, Ryan berperilaku atas dasar nilai-nilai demokrasi dan cerminan diri. Pada poin kedua, cerebral palsy mempengaruhi perkembangan Ryan dan perilakunya baik dari aspek fisik maupun psikologi. Dari aspek fisik di antaranya berjalan pincang dan memiliki koordinasi mata dan tangan yang buruk. Dari aspek psikologi, Ryan memiliki masalah dalam menjalin hubungan serta masalah emosional.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research entitled “Ryan’s Character Development as Cerebral Palsy Sufferer Depicted in Ryan O’Connell’s I’m Special and Other Lies We Tell Ourselves” is aimed at analysing the development of the main character, Ryan, in the novel. This research emphasizes on cerebral palsy as neurological disorder that primarily affects human’s motor functions. This research uses qualitative method in analysing the data. The main data of this research are taken from Ryan O’Connell’s I’m Special and Other Lies We Tell Ourselves novel, while the data are analysed by using Psychological approach and Kohlberg’s theory of Moral Development. There are four steps taken to answer the research questions. First step is collecting data from the novel, books about character development and cerebral palsy, and other supporting sources. Second, classifying the data based on research questions. The third step is analysing the data. The last step is concluding the findings. The results of the research cover two main points. First, Ryan’s character development is grouped into three levels: pre-conventional level, conventional level, and post-conventional level. In pre-conventional level, Ryan’s behaviour is driven by avoiding punishment and anticipating reward. In conventional level, Ryan’s behaviour is motivated by looking for social group approval and obeying the law and conforming social order. In post-conventional level, Ryan’s decision is driven by democratic values and his individual reflection of proper behaviour. Second, Cerebral palsy affects Ryan’s development and behaviour in which both his physical and psychological aspects. The physical aspects are walking with a limp and having poor eye hand coordination. Meanwhile, the psychological aspects are peer problem and emotional problem.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save