Home
Login.
Artikelilmiahs
21818
Update
MACHRUS MALIK ABDILLAH
NIM
Judul Artikel
PENGARUH SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO DAN INOKULASI Azolla microphylla TERHADAP PRODUKSI PADI PADA LAHAN MINAPADI DI GUMIWANG, BANJARNEGARA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui pengaruh sistem jajar legowo yang efektif terhadap produksi padi pada lahan minapadi di Gumiwang, Banjarnegara, 2) mengetahui dosis inokulasi Azolla microphylla yang optimal untuk meningkatan produksi padi pada lahan minapadi di Gumiwang, Banjarnegara, dan 3) mendapatkan kombinasi terbaik antara kedua faktor perlakuan terhadap produksi padi pada lahan minapadi di Gumiwang, Banjarnegara. Penelitian ini telah dilaksanakan sejak bulan Agustus sampai dengan bulan Desember 2017 di lahan sawah di Desa Gumiwang, Kec. Purwonegoro, Kab. Banjarnegara. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari dua faktor dan tiga kali ulangan. Faktor pertama adalah sistem tanam jajar legowo (jarwo) dengan 3 jenis, yaitu sistem tanam jajar legowo 2:1, 4:1, dan 8:1. Faktor kedua adalah inokulasi Azolla microphylla dengan 4 dosis, yaitu 0 ton/ha, 0,5 ton/ha, 1 ton/ha, dan 1,5 ton/ha. Variabel yang diamati yaitu: tinggi tanaman, jumlah anakan produktif, panjang malai, presentase gabah isi, bobot 1.000 biji dan gabah kering giling (GKG). Data pengamatan penelitian dianalisis menggunakan uji F (Anova) dan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem tanam jajar legowo yang efektif terhadap produksi padi pada lahan minapadi yaitu sistem tanam jajar legowo 2:1. Produksi padi Mekongga tertinggi pada inokulasi Azolla microphylla 1,5 ton/ha, pada lahan minapadi dengan hasil GKG 5,3 ton/ha. Perlakuan interaksi antara sistem tanam jajar legowo dan inokulasi Azolla microphylla terhadap produksi padi pada lahan minapadi, hanya berpengaruh untuk variabel tinggi tanaman dan jumlah anakan produktif.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The aim of this research is to know: 1) the effect of jajar legowo system which is effective on rice production in Minapadi field in Gumiwang, Banjarnegara, 2) the optimal dosage of Azolla microphylla inoculation to rice production in minapadi field in Gumiwang, Banjarnegara, and 3) the best interacting two factors on rice production on minapadi field in Gumiwang, Banjarnegara. This research has been conducted since August until December 2017 in rice field in Gumiwang Village, Kec. Purwonegoro, Kab. Banjarnegara. This research used a Randomized Complete Block Design (RCBD) consisting of two factors and three replications. The first factor was the system of jajar legowo (jarwo) planting with 3 types, namely planting system of legowo 2: 1, 4: 1, and 8: 1. The second factor was inoculation of Azolla microphylla with 4 doses, i.e. 0 ton / ha, 0.5 ton / ha, 1 ton / ha, and 1.5 ton / ha. The variables observed were: plant height, number of productive tillers, panicle length, percentage of grain contents, weight of 1,000 seeds, and dry milling (GKG). The observational data were analyzed using F (Anova) and Duncan's Multiple Range Test (DMRT) at 5% error level. The results showed that the jajar legowo system which effective for rice production in minapadi field is jajar legowo 2:1. The highest Mekongga rice production was inoculation of Azolla microphylla 1.5 ton / ha, with yield of 5.3 ton / ha of GKG. The results showed that the interaction treatment of legowo row planting system and Azolla microphylla inoculation on rice production only influenced the variable of plant height and number of productive tillers.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save