Home
Login.
Artikelilmiahs
21586
Update
AHMAD RIDHO SUHARTO
NIM
Judul Artikel
KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK PAKAN DOMBA LOKAL YANG DIBERI FODDER JAGUNG HIDROPONIK DAN HIJAUAN LAIN SECARA IN VITRO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian fodder jagung hidroponik dan hijauan lain terhadap kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik pakan domba lokal dilaksanakan 17 Januari sampai 11 Februari 2018. Lokasi penelitian di Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Materi penelitian yang digunakan adalah cairan rumen yang berasal dari 3 ekor domba lokal dewasa yang diambil dari rumah makan sate Kebanaran segera setelah domba dipotong, konsentrat dari Bata Feed, fodder jagung hidroponik, hijauan jagung yang akan berbunga dan rumput lapang. Metode penelitian adalah metode eksperimental secara in vitro menurut Tilley dan Terry (1963) yang telah dimodifikasi Sutardi (1979) dan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan, yaitu P1 (60% Konsentrat + 40% fodder jagung hidroponik), P2 (60% Konsentrat + 40% hijauan jagung yang akan berbunga) dan P3 (60% Konsentrat + 40% rumput lapang), setiap perlakuan diulang sebanyak 6 kali. Data yang diperoleh dianalisis variansi dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan berpengaruh sangat nyata terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik (P<0,01). Berdasarkan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) dengan membandingkan nilai tengah perlakuan didapatkan bahwa pakan konsentrat yang ditambahkan fodder jagung hidroponik (P1) memiliki nilai kecernaan bahan kering 80,21 ± 2,84% dan kecernaan bahan organik 65,86 ± 2,14% tertinggi, sedangkan pakan konsentrat yang ditambahkan hijauan jagung yang akan berbunga (P2) memiliki nilai kecernaan bahan kering 67,77 ± 2.88% dan bahan organik 48,81 ± 1,81% terendah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah fodder jagung hidroponik memiliki nilai kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik tertinggi dibandingkan dengan hijauan jagung yang akan berbunga dan rumput lapang. Disarankan bahwa fodder jagung hidroponik dapat digunakan sebagai sumber hijauan bagi ternak ruminansia.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The purpose of this research was to examine the effect of giving hydroponic corn fodder and another forages to digestibility of dry matter and organic matter local rams feed was held January 17th until February 11th 2018, in the Laboratory of Animal Nutrition and Feed Sciences, Faculty of Animal Science, University of Jenderal Soedirman, Purwokerto. The material used were rumen fluid from 3 local rams which was taken from Kebanaran Sate restaurant, concentrate from Bata Feed, hydroponic corn fodder, corn forage that would bloom and field grass. The method of this research was experimental in vitro according to the way Tilley and Terry (1963) had modified Sutardi (1979) and used a completely randomized design (CRD) with 3 treatments, were P1 (60% Concentrate + 40% hydroponic corn fodder), P2 (60% Concentrate + 40% corn forages that would bloom) and P3 (60% Concentrate + 40% of field grass), each treatment was repeated 6 times.The parameters measured were dry matter digestibility and organic matter digestibility. The data obtained were analyzed variance and followed by honestly significant difference (HSD). The results showed that the treatment gave a very significant effect on digestibility of dry matter and organic matter (P<0,01). Based on further testing of honestly significant difference test (HSD) by comparing the mean values of treatment shoowed that concentrate feed added by hydroponic corn fodder (P1) had dry matter digestibility value 80.21 ± 2.84% and organic matter of 65.86 ± 2.14% highest, while concentrate feed added by corn forages that would bloom (P2) had dry matter digestibility of 67,77 ± 2.88% and organic matter digestibility of 48,81 ± 1,81% lowest. The conclusion of the research is, hydroponic corn fodder has the highest dry matter digestibility and organic matter digestibility value compared to corn crops that will bloom and field grass. It is suggested that hydroponic corn fodder can be used as a forage source for ruminants.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save