Home
Login.
Artikelilmiahs
21564
Update
ODI GITA PRADANA
NIM
Judul Artikel
Uji Daya Hasil dan Seleksi Ketahanan Galur Piramida Inpari 13 Terhadap Penyakit Hawar Daun Bakteri (Bacterial Leaf Blight)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Padi (Oryza sativa) merupakan tanaman penting bagi masyarakat Indonesia. Inpari 13 merupakan salah satu varietas padi di Indonesia. Padi varietas ini memiliki potensi hasil 8 ton/ha dengan tekstur nasi pulen. Selain itu Inpari 13 merupakan varietas yang cukup digemari petani karena umur panen yang pendek, meskipun demikian varietas ini rentan terhadap penyakit hawar daun bakteri (HDB). Introgresi gen-gen ketahanan penyakit HDB pada galur baru yang memiliki kesamaan sifat seperti Inpari 13 berpotensi menghasilkan varietas padi yang berumur panen pendek dan tahan terhadap penyakit HDB. Penelitian uji ketahanan dan seleksi ketahanan ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan produksi galur piramida Inpari 13 dan ketahanannya terhadap penyakit HDB. Penelitian dilakukan di Balai Besar Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian (BB BIOGEN), Bogor dan lahan sawah Balai Besar Padi (BB Padi), Sukamandi pada bulan April sampai Oktober 2017. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok lengkap non faktorial dengan tiga ulangan. Secara garis besar penelitian ini dibagi menjadi empat bagian yakni seleksi foreground, evaluasi ketahanan tanaman terhadap penyakit, seleksi background, dan uji daya hasil. Variabel pengamatan yang diamati adalah keberadaan pita DNA, intensitas serangan, respon ketahanan, umur panen, umur berbunga, tinggi tanaman, panjang malai, jumlah anakan produktif, jumlah anakan total, jumlah gabah isi, jumlah gabah hampa, berat per petak, dan bobot 1000 butir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh galur piramida Inpari 13 memiliki respon ketahanan dengan kategori “tahan”, lima diantaranya telah memiliki alel gen ketahanan Xa4, xa5, Xa7, dan Xa21 dalam keadaan homozigot, empat diantaranya telah mewarisi pemulihan genom tetua Inpari 13 >50% di seluruh kromosom. Selain itu tidak ada perbedaan yang signifikan antara galur piramida Inpari 13 dan tanaman pembanding kecuali untuk seluruh variabel pengamatan kecuali variabel panjang malai, jumlah gabah isi, bobot 1000 butir, umur panen, dan umur berbunga.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Rice is an important staple food for Indonesian people. Inpari 13 is one of the elite variety exsisted in Indonesia which is so popular amongst farmers due to it’s characteristic for early flowering. Neverheless, Inpari 13 is susceptible to bacterial leaf blight (BLB). Introgression of genes conferring resistance to BLB in the Inpari 13 while maintain it’s characteristic at the same time allowed it to produce new variety that possessed both early flowering and resistance to BLB. Yield trials and resistance selection research were conducted as an effort to study Inpari 13-pyramid lines production capability and its resistance to BLB. This research was conducted at Biotechnology and Agricultural Genetic Resource Research Center (BB BIOGEN), Bogor and at paddy fields of Rice Research Center (BB Padi), Sukamandi on April until October 2017. Non factorial Randomized Complete Block Design was used in this research with three blocks as replication. This study was divided into four parts i.e foreground selection, evaluation of the BLB resistance, background selection, and yield trials. Variables observed were DNA band’s exsistance that follow either recurrent or donor parent, disease’s intensity and plant’s response, harvesting time, flowering time, plant height, panicle lenght, number of maximum shoots, number of productive shoots, number of filled grains, number of empty grains, wieght of 1000 grains, and grain yield per clump. Results showed that all Inpari 13-pyramid lines possessed resistance to BLB, 5 of them were contained Xa4, xa5, Xa7, and Xa21 resistance genes alleles in homozygous condition, 4 of them inherited more than 50% genome recovery of Inpari 13 in all chromosomes. In the yield trials, there was no significant difference between all Inpari 13-pyramid lines and checks varieties except for panicle lenght, number of filled grains, number of empty grains, harvesting time, and flowering time.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save