Home
Login.
Artikelilmiahs
21451
Update
NUR FITRIANA
NIM
Judul Artikel
KONSENTRASI VFA TOTAL DAN N-NH3 CAIRAN RUMEN DOMBA JANTAN YANG RANSUMNYA DISUPLEMENTASI UREA-ONGGOK DAN BUNGKIL KEDELAI TERPROTEKSI
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian bertujuan untuk mengetahui konsentrasi VFA total dan N-NH3 yang paling optimal dari pemberian ransum perlakuan. Penelitian dilakukan selama 3 bulan mulai dari 18 Oktober 2017 sampai 10 Januari 2018. Lokasi penelitian dilakukan di Experimental Farm dan Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak. Materi yang digunakan pada penelitian ini adalah domba jantan umur 12 bulan sebanyak 15 ekor pada kisaran bobot 20-23 kg yang ditempatkan dalam kandang individu. Pemberian ransum perlakuan setelah melewati periode adaptasi (preliminary). Pengambilan cairan rumen dilakukan pada akhir periode koleksi diambil dengan cara stomach tube, 3 - 4 jam setelah diberi pakan. Cairan rumen yang dibutuhkan dari setiap ekor 10 ml kemudian diberi 1 ml HgCl2. Kemudian cairan rumen disimpan di dalam freezer untuk selanjutnya dianalisis VFA total dan N-NH3. Rancangan penelitian yang dilakukan yaitu rancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang di uji R0 = ransum kontrol, R1 = ransum kontrol + 5% BK suplemen, R2 = ransum kontrol + 10% BK suplemen, R3 = ransum kontrol + 15% BK suplemen, R4 = ransum kontrol + 20% BK suplemen. Data dianalisis menggunakan analisisi variansi dan diuji lanjut dengan orthogonal polynomial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap konsentrasi VFA total (P>0,01) tetapi berpengaruh nyata terhadap konsentrasi N-NH3 (P<0,01). Rataan konsentrasi VFA total pada perlakuan R0, R1, R2, R3, dan R4 berkisar antara 78,33 mM – 86,66 mM. Rataan konsentrasi N-NH3 pada perlakuan R0, R1, R2, R3, dan R4 yaitu berkisar antara 5,33-20,33 mM. Disimpulkan hasil dari penelitian bahwa pemberian suplemen sampai level 20% tidak menganggu konsentrasi VFA total dan N-NH3 dalam kisaran normal untuk sintesis protein mikroba rumen.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The aim of this research is to find out the most optimal total VFA and N-NH3 concentration from the treatment ration. The study was conducted for 3 months starting from October 18, 2017 to January 10, 2018. The study sites were conducted at Experimental Farm and Nutrition and Feed Science Laboratory. The material used in this study was a 12-month-old male 15 lambs in the 20-23 kg weight range placed in individual cages. Provision of treatment rations after passing a period of adaptation (preliminary). The rumen fluid taken at the end of the collection period by stomach tube, 3 - 4 hours after feeding. The required rumen fluid from each 10 ml tail is then given 1 ml of HgCl2. Then the rumen fluid is stored in the freezer for further analysis of total VFA and N-NH3. The design of the research was a complete randomized design with 5 treatments and 3 replications. The treatments were tested R0 = control ration, R1 = control ration + 5% BK supplement, R2 = control ration + 10% BK supplement, R3 = control ration + 15% BK supplement, R4 = control ration + 20% BK supplement. Data were analyzed using variance analysis and further tested with orthogonal polynomial. The results showed that the treatment had no significant effect on total VFA concentration (P> 0,01) but had significant effect on N-NH3 concentration (P <0.01). The mean total VFA concentration at treatment R0, R1, R2, R3, and R4 ranged between 78.33 mM - 86.66 mM. The mean of N-NH3 concentration on treatment of R0, R1, R2, R3, and R4 ranged from 5.33 to 20.33 mM. It was concluded from the study that supplementation up to 20% level did not disturb the total VFA and N-NH3 concentrations in the normal range for rumen microbial protein synthesis.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save