Home
Login.
Artikelilmiahs
21351
Update
PITULA CAESARIA HARIRY
NIM
Judul Artikel
PERSEPSI DAN MOTIVASI DENGAN SELF-EFFICACY SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA TINDAK KETIDAKJUJURAN AKADEMIK (Studi pada SMA Negeri 4 Purwokerto Tahun Ajaran 2017/2018)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Perilaku ketidakjujuran akademik telah menjadi sesuatu yang umum dan menyebar luas di kalangan pelajar, terutama pada level Sekolah Menengah Atas (SMA) (Stephens dan Gehlbach, 2007). Penelitian ini menjelaskan pengaruh persepsi dan motivasi yang mendasari keputusan pelajar untuk melakukan tindak ketidakjujuran akademik, dengan self-efficacy sebagai variabel perantara. Subyek dari penelitian adalah murid kelas X, XI, dan XII SMA Negeri 4 Purwokerto Tahun Ajaran 2017/2018 menggunakan metode proportionate stratified random sampling, dengan jumlah sampel mencapai 164 siswa. Teknik analisis data yang diterapkan dalam penelitian adalah Partial Least Square, sedangkan untuk meneliti efek mediasi self-efficacy pada hubungan persepsi terhadap tindak ketidakjujuran akademik dan hubungan motivasi terhadap tindak ketidakjujuran akademik menggunakan Uji Sobel. Persepsi, motivasi, dan self-efficacy memiliki hubungan positif pada tindak ketidakjujuran akademik. Persepsi berpengaruh negatif pada self-efficacy, sementara motivasi berpengaruh positif terhadap self-efficacy. Self-efficacy terbukti memediasi motivasi terhadap tindak ketidakjujuran akademik, namun memediasi sangat lemah persepsi terhadap tindak ketidakjujuran akademik. Persepsi bahwa perilaku tidak jujur yang dilakukan siswa adalah benar, didukung oleh motivasi dari dalam diri serta atmosfer kompetisi di lingkungannya untuk meraih prestasi tinggi dan self-efficacy yang tinggi namun performa rendah, mendasari keputusan siswa untuk melakukan tindak ketidakjujuran akademik.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Academic dishonesty has been an epidemic behavior and getting common within students, especially high school students (Stephens and Gehlbach, 2007). This research investigated the relationship between perception and motivation as sources to make a decision on the dishonesty act they done, and mediated by self-efficacy. The subject of this research were students in class of X, XI, and XII SMA Negeri 4 Purwokerto Tahun Ajaran 2017/2018, using proportionate stratified random sampling method as a tool to estimate the number of sample, and total 164 students were chosen as samples. The data analysis technique used in this research was done by Partial Least Square, and Sobel Test was utilized to compute mediating effect of self-efficacy on perception and motivation to academic dishonesty. As the result, perception, motivation, and self-efficacy have a positive correlation on academic dishonesty. Perception has a negative effect on self-efficacy, meanwhile motivation has a positive impact on self-efficacy. Last, self-efficacy mediating the relationship between motivation to academic dishonesty, but has a very weak mediating effect on the relationship between perception and academic dishonesty. The perception of academic dishonesty done by students is judged as a right thing, supported by intrinsic motivation and competitive atmosphere to get higher achievement, plus high self-efficacy but lower in performance, are the reason why dishonesty act was accepted and plausible by the majority of students in order to achieve their target.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save