Home
Login.
Artikelilmiahs
21072
Update
LALA FADILAH MUKAROMAH
NIM
Judul Artikel
KEANEKARAGAMAN JENIS DAN KEPADATAN LALAT DI PASAR TRADISIONAL KABUPATEN PANGANDARAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Lalat merupakan salah satu jenis serangga yang hidup dekat dengan lingkungan manusia seperti di pasar tradisional dan tempat pembuangan sampah. Lalat dapat menjadi vektor berbagai jenis penyakit. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dominasi, keragaman dan kepadatan lalat di pasar tradisional kabupaten Pangandaran. Metode yang digunakan yaitu survei dengan teknik purpossive sampling. Lalat ditangkap di tiga pasar tradisional yang beroperasi setiap hari di kabupaten Pangandaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spesies lalat yang tertangkap di pasar tradisional Kabupaten Pangandaran diantaranya yaitu Musca domestica, Crysomya megacephala, Lucilia sericata, Calliphora spp., Sarcophaga haemorroidalis, Drosophilla sp., Delia sp., dan Megaselia sp. dengan indeks keragaman sebesar 1,39 (keragaman sedang). Lalat yang paling banyak ditemukan adalah Musca domestica yaitu sebanyak 40,3%, kemudian Crysomya megacephala sebanyak 6,83%, Lucilia sericata 1,96%, Calliphora spp. 0,13%, Sarcophaga haemorroidalis 0,02%, Drosophilla sp. 2,51%, Delia sp. 0,002%, dan Megaselia sp. sebanyak 0,65%. Kepadatan Lalat terbesar terdapat di Pasar Parigi yakni sebanyak 2985 ekor/15 kali penangkapan dengan blok terpadat yakni toko ikan di pasar Cijulang dengan jumlah lalat tertangkap 1639 ekor.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Flies is one type of insect that lives close to the human environment such as in traditional markets and landfills. Flies can be a vector of various types of diseases. The purpose of this study is to determine the dominance, diversity and density of flies in the traditional market district Pangandaran. The method used is survey with purposive sampling technique. Flies captured in three traditional markets that operate every day in Pangandaran district. The results showed that the species of flies caught in the traditional markets of Pangandaran Regency were Musca domestica, Crysomya megacephala, Lucilia sericata, Calliphora spp., Sarcophaga haemorroidalis, Drosophilla sp., Delia sp., and Megaselia sp. with a diversity index of 1.39 (medium diversity). The most common flies were Musca domestica (40.3%), followed by Crysomya megacephala (6.83%), Lucilia sericata (1.96%), Calliphora spp. (0.13%), Sarcophaga haemorroidalis (0.02%), Drosophilla sp. (2.51%), Delia sp. (0,002%), and Megaselia sp. (0.65%). The largest flies density is found in Parigi Market, which is 2985 heads/15 times catching with the densest block is fish shop in Cijulang with the number of flies caught 1639 heads.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save