Home
Login.
Artikelilmiahs
21047
Update
WIDYASMARA PHASA ADHANANI
NIM
Judul Artikel
VARIASI MORFOLOGI TANAMAN PISANG (Musa spp.) DI KECAMATAN BATURRADEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pisang (Musa spp.) merupakan tanaman yang dapat tumbuh di daerah tropis maupun subtropis. Indonesia adalah negara yang mempunyai kurang lebih 230 kultivar pisang, tetapi belum semua kultivar ditemukan di pasaran. Banyaknya kultivar pisang yang ada mempunyai perbedaan karakter, meliputi batang semu, daun, bunga, dan buah, hal tersebut dapat dipengaruhi oleh faktor lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman tanaman pisang (Musa spp.) di Kecamatan Baturraden dan mengetahui variasi morfologi tanaman pisang (Musa spp.) yang dipengaruhi ketinggian tempat di Kecamatan Baturraden. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pengambilan sampel acak terpilih, yaitu mengambil sampel secara acak pada strata ketinggian, yaitu ketinggian ≤200 m dpl di wilayah Desa Kutasari, Purwosari dan Pamijen, ketinggian >200-400 m dpl di wilayah Desa Pandak, Kebumen, Kemutug Kidul, sedangkan ketinggian >400-600 m dpl di wilayah Desa Kemutug Lor, Karangmangu, dan Karangsalam. Parameter yang diamati yaitu karakter morfologi batang, daun, bunga, buah, dari masing-masing kultivar pisang. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini diperoleh 8 kultivar tanaman pisang yang terdiri dari 2 spesies, yaitu kultivar Musa acuminata ‘Ambon Kuning’, Musa acuminata ‘Ambon Lumut’, Musa acuminata ‘Ambon Putih’, Musa acuminata ‘ Mas’, Musa x paradisiaca ‘Gebyar’, Musa x paradisiaca ‘Kepok Kuning’, Musa x paradisiaca ‘Kepok Putih’ dan Musa x paradisiaca ‘Raja’. Ketinggian tempat mempengaruhi karakter morfologi batang semu, daun, dan buah. Karakter buah pada kultivar ‘Ambon Lumut’, ‘Gebyar’ dan ‘Raja’ memiliki buah yang lebih besar seiring dengan pertambahan tinggi tempat, namun hal tersebut berbeda pada kultivar ‘Ambon Kuning’, ‘Ambon Putih’, ‘Mas, ‘Kepok Kuning’, Kepok Putih’, karena semakin tinggi suatu tempat ukuran pisang tersebut semakin kecil.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Banana (Musa spp.) Is a plant that can grow in the tropics and subtropics. Indonesia is a country with more than 230 banana cultivars, but not all cultivars are found in the market. The number of banana cultivars that exist, there are differences in characteristics; including pseudo stem, leaves, flowers, and fruit, it can be influenced by environmental factors. This research aims to determine the diversity of banana cultivars (Musa spp.) In Baturraden Subdistrict and to determine variations in morphology of banana cultivars (Musa spp.) influenced by altitude of place in Baturraden Subdistrict. This research used a survey method with selected random sampling, which is taking random sampling at altitude height, that is ≤200 m above sea level in Kutasari Village, Purwosari and Pamijen, altitude> 200-400 masl in Rempoah, Kebumen, Kemutug Kidul, while the height> 400-600 masl in the area of Kemutug Lor village, Karangmangu, and Karangsalam. The parameters observed were morphological characters of stems, leaves, flowers, fruit, of each banana cultivar. The data obtained were analyzed descriptively. The results of this research obtained 8 cultivars of banana plants consisting of 2 species, namely cultivars Musa acuminata ‘Ambon Kuning’, Musa acuminata ‘Ambon Lumut’, Musa acuminata ‘Ambon Putih’, Musa acuminata ‘Mas’, Musa x paradisiaca ‘Gebyar’, Musa x paradisiaca ‘Kepok Kuning’, Musa x paradisiaca ‘Kepok Putih’ and Musa x paradisiaca ‘Raja’. The height of the place affects the morphological characters of pseudo stems, leaves, and fruit. The most influenced morphological variation is in fruit characters.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save