Home
Login.
Artikelilmiahs
20962
Update
ERIN NOVIANTI
NIM
Judul Artikel
Komunikasi Antar Pribadi Pengurus Ukki Dalam Upaya Menumbuhkan Minat Berjilbab Syar’i Dikalangan Mahasiswi Universitas Jendral Soedirman
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Jilbab syar’i merupakan bentuk jilbab yang sesuai dengan syariat Islam. Penggunaan jilbab syar’i pun kini sudah tersebar ke kalangan mahasiswa. UKKI merupakan salah satu UKM yang fokus dalam kajian muslim. Salah satu program kerja UKKI Universitas Jenderal Soedirman adalah mensosialisasikan jilbab syar’i kepada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi antar pribadi yang dilakukan oleh pengurus UKKI untuk menumbuhkan minat berjilbab syar’i di kalangan mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan model ABX dari Newcomb. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengurus UKKI menggunakan komunikasi antar pribadi dengan membangun hubungan pertemanan yang intens dengan mahasiswa dan menjadi teman untuk curhat baginya. Selanjutnya, pengurus UKKI bisa melakukan pembinaan terhadap mahasiswa untuk berjilbab syar’i tanpa paksaan. Terdapat pula hambatan yang muncul dari kalangan eksternal yang menganggap penggunaan jilbab syar’i merupakan bentuk pakaian muslim yang ekstrem.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Syar’i hijab is considered as the one that suits Islam sharia. The wearing trend of syar’i hijab is also popular among university students. UKKI is a student group which is focusing in Muslim study. One of UKKI’s program is to socialize the syar’i hijab to the students. This study is purposed to understand how the interpersonal communication is used by UKKI members to build the students’ interest in wearing syar’i hijab. This study used qualitative method with Newcomb’s ABX model. The result of this study showed the UKKI members used the interpersonal communication by building intense friendship with the students, and even as the person to talk. The UKKI members will give the guidance and monitoring without forcing them so the students will wear syar’i hijab voluntarily. There were also some obstacles as the people still consider the syar’i hijab as extreme Muslim clothing.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save