Home
Login.
Artikelilmiahs
20916
Update
MOHAMAD TOFIK HIDAYAT
NIM
Judul Artikel
ANALISIS PENGARUH KETIDAKSEIMBANGAN BEBAN TERHADAP RUGI-RUGI DAYA (LOSSES) PADA PENYULANG LANGENSARI PT. PLN (PERSERO) RAYON BANJAR PATROMAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Abstrak Pada sistem distribusi, ketidakseimbangan beban sering terjadi karena pembagian beban trafo distribusi yang tidak merata yang mengakibatkan mengalirnya arus netral di penghantar netral. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh ketidakseimbangan beban pada sistem distribusi penyulang Langensari. Data yang didapat adalah data beban disaat beban puncak yaitu pada malam hari. Parameter yang diteliti meliputi pengaruh ketidakseimbangan beban terhadap arus netral yang muncul beserta rugi daya akibat arus netral, jatuh tegangan dan rugi daya total pada penyulang. Metode pemerataan beban dilakukan untuk memperbaiki ketidakseimbangan beban. Pada kondisi awal pembebanan, nilai persentase ketidakseimbangan beban sebesar 7,13%. Dengan metode pemerataan beban yang dilakukan, nilai ketidakseimbangan beban mengalami penurunan menjadi 0,6%. Nilai arus netral juga mengalami penurunan dari nilai awal sebesar 17,92A menjadi 0,5078 A. Dengan menurunnya arus netral, rugi total daya juga menurun dari nilai awal 430,851 kW menjadi 400,967 Kw. Nilai persentase rugi daya dengan pemerataan beban menjadi 2,85% dari nilai awal 2,94%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
In the distribution system, load unnbalance often occurs due to uneven load distribution. This process causes the neutral current to flow over the neutral carrier. In this research weanalyze the effects of load unnbalance on Langensari feeder. The data obtained is the peak load at night. The parameters studied include the effect of load imbalance to neutral currents, power losses due to neutral currents, voltage drops and total power loss at the feeder. The load equalization method is performed to correct the load imbalance. In initial loading conditions, the percentage of load imbalance is 7.13%. With load equalization method, the load imbalance value decreased to 0.6%. The neutral current value also decreased from the initial value of 17.92 A to 0,5078 A. With the decrease of neutral current, the total power loss also decreased from the initial value of 430,851 kW to 400,967 kW. The percentage value of power loss equalization method becomes 2.85% from the initial value of 2.94%.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save