Home
Login.
Artikelilmiahs
20894
Update
ENTIN KARTINI
NIM
Judul Artikel
RESPON JERUK SIAM (Citrus nobilis) DAN LIMAU (C. amblycarpa) TERHADAP APLIKASI DOSIS DAN FREKUENSI PEMUPUKAN NPK
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Jeruk dapat menghasilkan produk yang optimal apabila dilakukan teknik budidaya yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaru dosis pemupukan terhadap pertumbuhan jeruk siam dan limau, mengetahui pengaruh frekuensi pemupukan terhadap pertumbuhan tanaman jeruk siam dan limau serta mengetahui interaksi dosis dan frekuensi pemupukan terhadap pertumbuhan jeruk siam dan limau. Penelitian ini dilaksanakan di lahan kebun Kelurahan Limpakuwus Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas pada ketinggian tempat 650 m di atas permukaan laut (dpl) mulai April hingga September 2017. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor. Faktor pertama adalah tiga taraf dosis pemupukan yaitu 0% dosis anjuran sebagai kontrol, 60% dosis anjuran dan 120% dosis anjuran. Faktor kedua adalah dua taraf frekuensi pemupukan, yaitu frekuensi sekali pemupukan dan frekuensi dua kali pemupukan. Hasil penelitian menunjukan pemberian dosis pupuk 60% dan 120% dosis anjuran mampu meningkatkan pertambahan diameter batang baik jeruk siam maupun limau, pertambahan jumlah daun jeruk siam, jumlah trubus jeruk siam, pertambahan tinggi tanaman jeruk limau dan jumlah klorofil jeruk limau. Aplikasi frekuensi sekali pemupukan memiliki pengaruh terbaik terhadap pertambahan jumlah daun jeruk siam. Aplikasi dosis 60% dengan frekuensi dua kali pada jeruk limau mapu meningkatkan jumlah trubus, pertambahan jumlah daun dan jumlah buah jadi tertinggi. Sementara pada jeruk siam, aplikasi dosis 60% frekuensi sekali memberikan pertambahan tinggi tanaman dan jumlah klorofil tertinggi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
One of important cultivation technology is fertilization suitable to plant age. Aims of this research were to study effect of fertilization towards growth of siam mandarin (Citrus nobilis) and limau (C. amblycarpa), to study effect of frequency of fertilization towards growth of siam mandarin and limau and to study interaction between dosage and frequency of siam mandarin and limau fertilization. This research was conducted at citrus orchard at Limpakuwus Village, Sumbang District, Banyumas Regency with altitude 650 m above sea level started from April until September 2017. Research design that used was Randomized completely Block Design (RCBD) with two factors. The first factor was three levels of fertilization dosage, which were control (recommended dosage) (P0), 60% of recommended dosage (P1) and 120% of recommended dosage (P2). Second factors were two levels of fertilization frequency, that were one time fertilization (F1) and two times fertilization (F2). Results showed that the dosage of 60% and 120% of the recommended doses could increase the diameter of the stem of both siam mandarin and limau, the increase of siam mandarin leaves, the number of siam mandarin sprouting buds, the increase of citrus plants and the amount of limau chlorophyll. One time fertilization had best effect for siam mandarin increased number of leaves. Used of 60% with combination of two time fertilization in limau increased number of sprouting buds, increased number of leaves and number of formed fruit. Meanwhile, used of 60% with combination of one time fertilization in siam mandarin increased plant height and chlorophyll amount. r
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save