Home
Login.
Artikelilmiahs
20856
Update
FIKRI MULYO PANUNTUN
NIM
Judul Artikel
UJI PERFORMANSI MESIN PENGERING TIPE ROTARY MANUAL PADA PROSES PENGERINGAN KOPI(Coffea sp.)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tanaman kopi (Coffea sp.) termasuk familia Rubiaceae dan merupakan tumbuhan tropis yang banyak diperdagangkan di dunia. Menurut Wanggai (2007), bila penerapan teknologi budidaya perkebunan kopi di masyarakat diperbaiki, maka produksinya bisa ditingkatkan. Pengeringan merupakan tahapan yang penting dalam pengolahan kopi, salah satunya menggunkan mesin pengering tipe rotary manual.Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis performansi mesin pengering tipe rotary manual dalam pengeringan kopi meliputi perubahan kadar air, kapasitas optimum, efisiensi termal, dan daya putar mesin pengering. Metode penelitian yang dilakukan yaitu metode eksperimental. Variabel yang diukur yaitu suhu, massa kopi, waktu, massa bahan bakar, daya tuas pemutar, diameter tuas pemutar, dan rpm tuas pemutar. Penelitian dilakukan menggunakan mesin pengering tipe rotary manual dengan bahan bakar gas LPG. Percobaan yang dilakukan yaitu menghitung laju penurunan kadar air kopi, kapasitas mesin, efisiensi termal, dan daya putar mesin pengering dengan melakukan pengambilan data sebanyak tiga kali sebagai pengulangan pada setiap perlakuan yang diujikan. Perlakuan yang diujikan menggunakan 4 perlakuan massa kopi awal yaitu 2 kg (P1), 3 kg (P2), 4 kg (P3) dan 5 kg (P4).Perubahan kadar air kopi paling cepat terjadi pada perlakuan P1 dengan waktu pengeringan selama 4 jam dan kadar air akhir sebesar 12,83 % bb dengan laju pengeringan sebesar 10,15%/jam. Kapasitas optimum mesin pengering sebesar 4,5 kg. Efisiensi termal mesin pengering rata-rata sebesar 13,29%, dan daya putar mesin pengering paling besar terjadi pada perlakuan P4 yaitu sebesar 17, 75 watt.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The coffee plant (Coffea sp.) includes the Rubiaceae family and is the most widely traded tropical plant in the world. According to Wanggai (2007), if the application of coffee plantation cultivation technology in the community is improved, then the production can be improved. Drying is an important step in coffee processing, one of which uses manual rotary type drying machine. The purpose of this research is to analyze the performance of manual rotary type drying machine in coffee drying, including changes in water content, optimum capacity, thermal efficiency, and turning power of the dryer. The research method is experimental method. Measured variables were temperature, coffee mass, time, fuel mass, rotating lever power, diameter of rotary lever, and rpm of rotary lever. The study was conducted using a manual rotary type dryer engine with LPG gas fuel. The experiments were to calculate the rate of decreasing the water content of coffee, machine capacity, thermal efficiency, and the rotary power of the dryer by collecting the data three times as repetition on each treatment tested. The treatments were tested using 4 initial mass coffee treatments of 2 kg (P1), 3 kg (P2), 4 kg (P3) and 5 kg (P4). The most rapid changes in coffee water content occurred in treatment P1 with 4 hours drying time and final water content of 12.83% bb with a drying rate of 10.15% / hour. The optimum capacity of dryer machine is 4.5 kg. The thermal efficiency of the dryer machine averaged 13.29%, and the largest engine turnover occurred at P4 treatment of 17.75 watts.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save