Home
Login.
Artikelilmiahs
20808
Update
NUR MAR ATUSSOLIHAH
NIM
Judul Artikel
IDENTIFIKASI MORFOTIPE TERITIP AMPHIBALANINAE DARI SEGARA ANAKAN CILACAP BERDASARKAN KARAKTER MORFOLOGI DAN MOLEKULER
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Teritip adalah kelompok hewan subclassis Cirripedia (Crustacea: Thecostraca) yang hanya ditemukan hidup di laut. Teritip genus Amphibalanus merupakan kelompok yang paling umum ditemukan pada hampir seluruh wilayah perairan laut terutama daerah intertidal termasuk di daerah estuarin. Segara Anakan merupakan suatu ekosistem rawa bakau unik pada laguna estuarin yang terletak di Jawa Tengah bagian selatan (108o46’–109o03’ E; 7o34’–7o47’ S) di sebelah barat kota Cilacap. Mangrove Segara Anakan, juga termasuk habitat teritip Amphibalanus spp. Dari lokasi ini ditemukan morfotipe teritip Amphibalaninae yang berbeda dengan jenis lain yang sudah dikenal. Sehingga penelitian ini menarik untuk dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui identitas jenisnya dengan melakukan analisa hubungan kekerabatan morfotipe teritip Amphibalaninae dari Segara Anakan Cilacap tersebut berdasarkan karakter morfologi dan molekuler. Metode yang digunakan adalah survei dengan teknik pengambilan sampel secara purposive random sampling. Identifikasi morfologi dilakukan dengan membuat dan mengamati preparat awetan jaringan lunak dan cangkang teritip mengacu pada Chan et al. (2009). Serta identifikasi molekuler menggunakan marka gen mtCO1 mengacu pada Folmer (1985). Isolasi DNA sampel diambil dari jaringan otot, kemudian sampel DNA yang telah didapatkan diamplifikasi dengan teknik PCR menggunakan primer LCOI dan HCOI mengacu pada Folmer (1985). Hasil PCR kemudian disekuensing dan diverifikasi menggunakan progam BLAST pada laman GenBank. Data sekuen yang diperoleh selanjutnya digunakan untuk analisa perbandingan. Analisis morfologi dilakukan menggunakan program PAUP sedangkan analisis filogenetik dilakukan menggunakan program MEGA 5. Berdasarkan hasil analisis morfotipe teritip B10 termasuk dalam genus Fistulobalanus tetapi berbeda dari karakteristik anggota lainnya yang sudah diketahui. Berdasarkan hasil analisis filogenetik morfotipe teritip B10 memiliki nenek moyang bersama dan merupakan sister species dari Fistulobalanus albicostatus.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The barnacles are crustacean belong to the subclass Cirripedia. Barnacle is entirely marine with genus Amphibalanus is the most common group occupy almost all marine environment especially intertidal area. Segara Anakan is a unique mangrove ecosystem in a lagoon estuary located in Cilacap on the southwestern border of Central Java with West Java (108o46’–109o03’ E; 7o34’–7o47’ S). Mangrove in this area is also a typical habitat for barnacles Amphibalanus spp. This research aimed to determine the species identity and the evolutioany relationship among other Amphibalaninaes of the morphotype from Segara Anakan Cilacap based on morphological and molecular characteristics. This research was a survey with purposive random sampling technique applied to collect samples. The species determination and identification was conducted based on the soft parts (body) and the hard parts (shell) referring to Chan et al. (2009). The species was described based on the morphological characteristic. Molecular identification used a mtCO1 genetic marker (Folmer, 1985) for comparative analysis. DNA sample was isolated from muscle tissue, and targeted region of DNA was obtained by PCR technique using LCOI and HCOI primer pair. The sequence data obtained were then verified by BLAST application on the GenBank website. Morphological phylogenetic reconstruction was completed using PAUP program. Phylogenetic analysis was conducted using MEGA 5 software. The cladogram suggested the morphotype of Amphibalanus B10 belong to the genus Fistulobalanus but distinguishable with other known species. The phylogram also suggested the morphotype B10 is the sister species of Fistulobalanus albicostatus.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save