Home
Login.
Artikelilmiahs
20775
Update
BELLA RIZKIA ZAHARA
NIM
Judul Artikel
Studi Geologi Karakteristik Endapan Paleotsunami Daerah Bunton dan Sekitarnya, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Daerah penelitian terletak pada koordinat 292000mE–297000mE / 9149000mN–9153000mN secara administratif termasuk dalam Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah merupakan suatu daerah pesisir yang sangat rawan terkena dampak tsunami. Daerah ini terbagi menjadi beberapa satuan geomorfologi berupa punggungan pantai, lembah punggungan pantai, dataran pasang surut, dataran pantai dan dataran aluvial. Satuan daerah lembah punggungan pantai dianggap sebagai salah satu titik lokasi pengambilan sampel terbaik untuk menemukan endapan tsunami purba. Metode yang digunakan untuk pengambilan sampel adalah dengan menggunakan bor tangan manual dengan panjang sampel 383 cm. Sampel ADP-02 merupakan sampel yang dianalis lebih lanjut dengan menggunakan metode granulometri, LOI, XRF dan foto mineral. Terdapat dua kandidat endapan paleotsunami dengan litologi berupa pasir halus yang terletak pada kedalaman 74–80 cm dan 117–131 cm. Analisis granulometri menunjukkan kedua endapan ini memiliki bentuk kurva distribusi butir berupa unimodal hingga polymodal, sortasi buruk dengan kisaran nilai 1,476 phi–2,450 phi dan 1,216 phi–1,860 phi, nilai skewness menunjukkan dominasi ukuran butir halus dengan nilai 0,143 phi–0,590 phi dan 0,285 phi–0,456 phi. Persentase rata-rata organik berdasarkan hasil analisis LOI adalah 7,8566% dan 12,591%, sedangkan persentase rata-rata karbonat adalah 1,683% dan 2,4859%. Mayoritas elemen kimia yang menyusun kedua endapan kandidat paleotsunami adalah berupa unsur Ca dan Sr yang mencirikan lingkungan laut. Komposisi mineral yang menyusun endapan paleotsunami berupa kuarsa, feldspar, amfibol, piroksen, karbonat, magnetit, zircon, glaukonit dan fragmen batuan. Kata kunci: paleotsunami, granulometri, loi, xrf, mineralogi, cilacap
Abtrak (Bhs. Inggris)
The research area is located at coordinate 292000mE-297000mE / 9149000mN-9153000mN belong to Adipala District, Cilacap Regency, Central Java Province is a coastal area that is very vulnerable to tsunami impact. This area is divided into several geomorphological units such as beach ridge, swale, tidal plains, coastal plains and alluvial plains. The swale unit is considered to be one of the best sampling location to find an ancient tsunami deposit. The method used for sampling is by using manual hand drill with length of sample 383 cm. The ADP-02 sample is a further analyzed sample using granulometry, LOI, XRF and mineral photographs. There are two paleotsunami deposits candidates with lithology of fine sand at depth of 74-80 cm and 117-131 cm. The granulometry analysis showed that this deposits has unimodal to polymodal curve of grain size distribution, poorly sorted with the value range 1,476 phi-2,450 phi and 1,216 phi-1,860 phi, skewness shows the dominance of fine grain size with value 0,143 phi-0,590 phi and 0,285 phi -0,456 phi. The average percentage of organic based on LOI analysis result was 7,8566% and 12,591%, while the mean percentage of carbonate was 1,683% and 2,4859%. The majority of the chemical elements that form the two deposits of paleotsunami are Ca and Sr elements that characterize the marine environment. The composition of minerals that form the paleotsunami deposits are quartz, feldspar, amphibole, pyroxene, carbonate, magnetite, zircon, glauconite and rock fragments. Keywords: paleotsunami, granulometry, loi, xrf, mineralogy, cilacap
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save