Home
Login.
Artikelilmiahs
20677
Update
FIAN ARIF AMRULLOH
NIM
Judul Artikel
ANALISIS PERUBAHAN KEBUTUHAN DEBIT IRIGASI KARENA ALIH FUNGSI LAHAN PERSAWAHAN (STUDI KASUS ALIRAN IRIGASI KEC.SUMBANG KABUPATEN BANYUMAS)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kebutuhan akan lahan di perkotaan semakin lama semakin meningkat. Lahan pertanian yang dulu luas semakin hari semakin berkurang akibat pemenuhan kebutuhan baik itu tempat tinggal, sarana umum, industri maupun kantor pemerintahan. Alih fungsi lahan tersebut menyebabkan kebutuhan debit irigasi pada lahan persawahan mengalami perubahan. Maka dari itu, diperlukan analisis perubahan kebutuhan debit irigasi akibat alih fungsi lahan persawahan. Penelitian dilakukan di Daerah Irigasi Kaji Luwing yang berada di Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Analisis dilakukan berdasarkan pengukuran langsung luas lahan persawahan yang ada di D.I Kaji Luwing dan dilakukan pula pengukuran debit andalan melalui penurunan data hujan yang ada di stasiun hujan Limpakuwus. Pengumpulan data luas lahan persawahan juga dilakukan untuk mengetahui seberapa besar alih fungsi lahan yang terjadi di D.I Kaji Luwing. Hasil analisis menunjukan bahwa D.I Kaji Luwing mengalami alih fungsi lahan yang cukup signifikan. Hal tersebut dibuktikan dengan alih fungsi lahan selama 10 tahun pada rentang 2007 – 2017 sebesar 79 ha. Menurut perhitungan alih fungsi lahan setiap tahun rata – rata mengalami penurunan sebesar 7.9 ha. Kurang dari 15 tahun yang akan datang diprediksi lahan persawahan di D.I Kaji Luwing dapat habis apabila pemerintah tidak membuka lahan persawahan baru dan pengendalian alih fungsi lahan yang terus terjadi. Untuk itu pemerintah perlu turun tangan untuk mengendalikan alih fungsi lahan yang terjadi pada D.I Kaji Luwing baik melakukan sosialisasi terhadap pemilik lahan maupun mengeluarkan peraturan tentang alih fungsi lahan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The need for urban land is increasingly increasing. Agricultural land that once was increasingly diminished due to the fulfillment of the needs of both residence, public facilities, industry and government offices. This land use change causes irrigation debit requirement in paddy field to change. Therefore, it is necessary to analyze the changing needs of irrigation debit due to the conversion of rice fields. The research was conducted in Irrigation Area Kaji Luwing located in District Sumbang, Banyumas Regency. The analysis is based on the direct measurement of paddy field area in D.I Kaji Luwing and also conducted the measurement of the mainstay debit through the decreasing of rain data in Limpakuwus rain station. The data collection of paddy field area is also done to find out how big the land conversion that happened in D.I Kaji Luwing. The results of the analysis show that D.I Kaji Luwing experienced significant land conversion. This is evidenced by the transfer of land for 10 years in the range of 2007 - 2017 amounted to 79 ha. According to the calculation of land use change every year the average decreased by 7.9 ha. Less than 15 years to come predicted rice field in D.I Kaji Luwing can be exhausted if the government does not open new rice fields and control over land conversion that continues to occur. For that the government needs to intervene to control the transfer of land functions that occur in D.I Kaji Luwing both to socialize the landowners and issuing regulations on land conversion functions.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save