Home
Login.
Artikelilmiahs
20676
Update
IWAN HERI PAMBUDI
NIM
Judul Artikel
PENGARUH KOMBINASI EKSTRAK BAWANG PUTIH, BATANG PISANG DAN BIJI PEPAYA TERHADAP TOTAL PROTEIN PLASMA DAN FIBRINOGEN DARAH KELINCI YANG TERINFEKSI KOKSIDIOSIS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi ekstrak herbal dari biji pepaya, bawang putih dan batang pisang terhadap Total Protein Plasma dan fibrinogen kelinci yang terinfeksi koksidiosis dan mengetahui dosis kombinasi ekstrak herbal dari biji pepaya, bawang putih dan batang pisang yang paling tepat dalam mempengaruhi Total Protein Plasma dan fibrinogen darah kelinci yang terinfeksi koksidiosis. Materi yang digunakan dalam penelitian adalah kelinci peranakan Rex sebanyak 30 ekor, ekstrak herbal bawang putih sebanyak 65 mg, ekstrak biji pepaya sebanyak 2 mg dan ekstrak batang pisang sebanyak 33 mg. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan 6 perlakuan dan 5 ulangan, dengan masing-masing perlakuan yaitu 0 mg, 20 mg, 40 mg, 80 mg dan 100 mg. Hasil analisis ditentukan dengan analisis variansi dilanjutkan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan jumlah Total Protein Plasma yaitu 4,75 x 106 dan nilai fibrinogen darah adalah 0,30 gl/dL. Hasil analisis variansi tentang pengaruh kombinasi ekstrak bawang putih, batang pisang dan biji pepaya berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap fibrinogen darah kelinci yang terinfeksi koksidiosis. Ekstrak kombinasi tanaman herbal berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap nilai Total Protein Plasma kelinci yang terinfeksi koksdidiosis. Berdasarkan hasil uji lanjut dengan BNJ 5% menunjukkan bahwa terjadi perbedaan pada beberapa perlakuan yang diberikan. Sehingga dapat diketahui bahwa pada fibrinogen perlakuan D0 berbeda nyata dengan fibrinogen pada perlakuan D3, D4 dan D5, tetapi tidak memiliki perbedaan yang nyata dengan perlakuan D1 dan D2, begitu pula dengan perlakuan D1 dan D2 tidak memiliki perbedaan yang nyata dengan perlakuan D3, D4 dan D5. Kombinasi ekstrak tanaman herbal yang tepat yaitu dengan level pemberian 40 mg.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research was aimed to know the influence of level combination between herbal extracts from papaya seeds, garlic and banana sticks on total plasma protein and fibrinogen of rabbit infected with coccidiosis. The material used in the research were 30 rabbits and a combination between herbal extracts from papaya seeds, garlic and banana sticks as much as 65 mg, papaya seed extract as much as 2 mg and banana stem extract as much as 33 mg. The research used factorial patterned with Completely Randomized Design (CRD). This research used experimental method with 6 treatments, and each treatment was 5 replications. The treatmen is that were 0 mg, 20 mg, 40 mg, 80 mg and 100 mg combination extract herbal. Result analysis was performed by using Analysis of Variance and following by Honestly Significant Difference (HSD). The results showed that the average of Total Plasma protein was 4.75 x 106 and blood fibrinogen value was 0.30 gl / dL. The results of variance analysis showed that the effect of the combination between garlic extract, banana stem and papaya seeds had significant effect (P <0.01) on fibrinogen of rabbits infected by coccidiosis. The herbal plant extract had significantly affect (P <0,05) on the value of rabbit Total Protein Plasma infected by coccidiosis. Based on the results of further tests with 5% HSD showed that there are differences in some treatments given. It can be seen that in the treatment fibrinogen D0 is significantly different from the fibrinogen in the treatment of D3, D4 and D5, but it has no significant difference with the treatment of D1 and D2, as well as the treatment of D1 and D2 has no significant difference with treatment D3, D4 and D5. The right optimal level of combination herbal plant extracts was 40 mg.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save